Tulisan Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
05.23
Bahaya Bumbu Mie Instan Bila Dimasak
Ditulis oleh admin pada 26 Januari 2013 | 05.23
Beredar sejak: 2011
Status: Sebagian berita bohong, sebagian sebaiknya mengikuti petunjuk penggunaannya.
Tergelitik ketika membaca artikel berikut di status FB seorang teman:
BAHAYA BUMBU MIE INSTAN
——————————–
Bagi penyuka MIE Instan. tolong diperhatikan :
HATI-HATI, Bumbu Mie Instan TIDAK BOLEH DIMASAK !!! PERINGATAN BAGI KITA SEMUA BAHWA MIE INSTANT TIDAK BOLEH DIMASAK BERSAMAAN DENGAN BUMBUNYA, KARENA MSG (MONO SODIUM GLUTAMAT) BILA DIMASAK DI ATAS 120C AKAN BERPOTENSI MENJADI KARSINOGEN, PENCETUS KANKER.
PERHATIKAN SEMUA KEMASAN MIE INSTAN, KEBANYAKAN PROSEDURNYA MASAK MIE DULU BARU DITABURI BUMBU. BUMBU DI TARUH DI MANGKOK DULU. JADI JANGAN PERNAH MASAK MIE BESERTA BUMBUNYA! BAHAYA !!!
Jika anda tidak percaya, cobalah ambil kuah / bumbu mie instant lalu taburkan ke atas pot yang berisi Bunga/ tumbuhan.Beberapa hari kemudian tumbuhan trsb akan layu/ mati.Berlaku dalam ukuran (1 : 1).
Sayangi keluarga anda. jauhi dari penyakit. Masih banyak zat kimia yang tidak sengaja masuk di dalam tubuh lewat makanan seperti: nasi non organik, bakso, tahu & tempe kedelai non organik, ayam potong dll Untuk mengeluarkan semua racun tersebut minumlah minyak ikan salmon alaska, plak dialiran darah hilang dan anda akan sehat kembali, buktikan sendiri yaa.
Penting bagi wanita !! Tidak disarankan makan bayam & tahu bersamaan, karna jika digabungkan akan membentuk senyawa yg bisa mengakibatkan terbentuknya batu / kista dalam tubuh. (Hasil penelitian Prof. Dr. Asbudi,SPOG)
Jangan makan timun saat haid karna bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 hari dpt sebabkan KISTA & KANKER RAHIM. Alangkah baiknya bila info ini disebarkan ke banyak wanita sebagai tanda kepedulian kita terhadap sesama. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.(sumber: http://www.dhycka.net/2012/12/bahaya-bumbu-mie-instan.html, dan beberapa blog serupa dengan kata kunci “bahaya mie instan bila dimasak”)
Wow, banyak sekali ya ternyata.. tapi benarkah semua itu?
Pada artikel ini, saya akan membahas mengenai MSG dan Mie Instan saja.
Di atas disebutkan bahwa “MSG (Mono Sodium Glutamat) bila dimasak di
atas 120 derajat Celcius akan berpotensi menjadi Karsinogen, pencetus
kanker”.
Jujur, saya sih tidak terlalu paham mengenai monosodium glutamat ato
karsinogen itu, hanya bisa mencari referensi dari berbagai tulisan yang
terdapat di internet. Nah yang mengusik pikiran saya, bukankah bumbu
penyedap masakan juga memiliki kandungan monosodium glutamat? Dan
penggunaannya justru pada waktu masak kan?
Kontradiktif bukan? Di satu sisi, banyak blog seperti di atas
mengatakan bahwa MSG tidak boleh dimasak. Tapi di sisi lain,
penggunaannya justru pada waktu masak.. hmm..
Saya mengecek ke Wikipedia dan beberapa blog, tidak disebutkan bhw MSG tdk boleh dimasak. Sedangkan untuk artikel yang mengatakan bahwa MSG tidak boleh dimasak, banyak sekali blog copy paste seperti di atas.
Saya mengecek ke Wikipedia dan beberapa blog, tidak disebutkan bhw MSG tdk boleh dimasak. Sedangkan untuk artikel yang mengatakan bahwa MSG tidak boleh dimasak, banyak sekali blog copy paste seperti di atas.
Wikipedia menyebutkan “Selama pemasakan, MSG tidak
terurai, tetapi seperti asam amino lainnya, perubahan menjadi
kecokelatan atau reaksi Maillard akan terjadi bila ada gula pada suhu
yang sangat tinggi”. Wikipedia mereferensi ini dari
Yamaguchi S, Ninomiya K (1998) “What is umami?”. Food Reviews
International 14 (2 & 3): 123?138. doi:10.1080/87559129809541155.
Jadi, apabila MSG dimasak, maka reaksi yang timbul bukanlah karsinogen, melainkan reaksi Maillard saja.
Dikatakan juga bahwa MSG sebenarnya telah digunakan lebih dari 100 tahun dan selama itu juga MSG aman untuk dikonsumsi, selama digunakan sesuai dengan dosis yg dianjurkan.
MSG sebenarnya diperlukan oleh tubuh kita, karena MSG merupakan garam
sodium yang berasal dari asam glutamat dan asam glutamat itu termasuk
salah satu asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun sekali lagi,
penggunaan MSG harus sesuai dengan takaran yang seharusnya, tidak baik
bila dikonsumsi berlebihan. Penggunaanya optimumnya adalah 0.2-0.8% dari
volume makanan, serta tidak menyarankan untuk bayi di bawah usia 1
tahun. Well, apapun yang berlebihan tentu tidak baik, kan..
Apakah MSG berbahaya?
Dari hasil penelitian, jika digunakan sesuai dosis yang dianjurkan, maka penggunaan MSG aman-aman saja.
Walaupun terdapat satu penelitian yang mengatakan bahwa MSG dapat
menyebabkan kerusakan otak. Hal ini didasarkan pada penelitian dimana
mencit (bayi tikus) diberikan MSG dosis sangat tinggi yaitu 0.5-4.0g/kg
berat badan atau setara dengan 30-240g pada manusia berberat badan 60kg.
MSG dosis sangat tinggi ini disuntikan ke bayi tikus. Hal yang perlu
diperhatikan di atas, bahwa dosis sangat tinggi tersebut disuntikkan ke bayi tikus
yang malang itu. Kita menikmati makanan yang ditambahkan MSG, misalnya
bakso, dalam dosis rendah (0.2-0.8% dari volume makanan) dan melalui
saluran pencernaan, bukan dengan dosis dan cara yang tidak wajar seperti
pada penelitian tersebut.
Adapun hal berbahaya lainnya tentang adanya zat lain yang disebut “kotoran” selama proses pembuatan MSG (impuirities), bukan MSG-nya. Zat
berbahaya seperti asam sulfat, asam klorida, dan Na-OH (Natrium
Hidroksida) mungkin terbawa pada saat pembuatan MSG. Asam-asam keras ini
jika tidak dihilangkan dengan sempurna dalam proses pembuatan MSG, maka
akan membahayakan.
Pada artikel di atas, juga disebutkan bahwa tanaman akan layu/mati
bila diberi bumbu kuah mie instan dengan perbandingan 1:1. Saya tidak
mengetahui perbandingan ini berdasarkan apa, 1 bungkus bumbu mie instan :
1 tanaman atau 1 bungkus bumbu mie instan : 1 ember, atau bagaimana?
Tetapi, lagi-lagi dari hasil penelitian dan studi kasus, menyebutkan bahwa vetsin dapat digunakan sebagai pengganti pupuk. Hal
ini karena MSG mengandung unsur nitrogen yang berguna untuk merangsang
pertumbuhan tanaman khususnya batang, cabang, dan daun. Selain itu
kandungan natrium-nya juga dapat menyuburkan tanaman. MSG juga termasuk
pupuk yang ramah lingkungan karena terbuat bahan alami berupa tetes tebu
yang difermentasi.
(sebenarnya, vetsin dengan merk ajinomoto juga digunakan oleh ibu
saya untuk pupuk tanaman, hasilnya memang sejauh ini tidak ada tanaman
yang mati, malah daunnya hijau)
Apakah MSG bermanfaat bagi tubuh?
Jawabannya, ya. Selain MSG termasuk salah satu asam amino yang
dibutuhkan oleh tubuh, penggunaan MSG yang tidak berlebihan dapat
mengurangi asupan sodium. Sodium adalah salah satu penyebab utama
hipertensi, yang banyak terkandung di dalam garam (NaCl). Kandungan
sodium di MSG hanya sekitar 12%, sementara garam 40% (tiga kali lebih
banyak). Karena itu, kita bisa menggunakan MSG sebagai pengganti garam.
Banyak yang mengatakan bahwa bumbu mie instan berbahaya karena pada
bumbunya terdapat MSG dan bahan pengawet. Untuk penjelasan MSG silahkan
kembali ke atas, sedangkan untuk bahan pengawet, hal ini tidak benar.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji Spektrofotometer UV-Vis
pada pada panjang gelombang maksimum 271 nm tidak terbentuknya endapan
besi (III) benzoat berwarna kecoklatan pada uji kualitatif. Dan
komposisi bumbu mie instan dapat dilihat di Wikipedia Indomie dan Indomie Goreng.
Namun perlu digarisbawahi disitu, yang mengandung pengawet adalah kecap
manis dan saus cabe yang terkadang menjadi pelengkap pada mie instan.
(Untuk merk mie instan, saya tidak berniat menjadi buzzer, namun merk
mie instan yang mengungkapkan komposisinya di internet adalah merk di
atas, merk lain saya tidak tau
)
Saya rasa cukup sekian *udah capek*. Semoga kita selalu diberikan kesehatan..
Source:
Sumber : http://hoaxcapede.wordpress.com/2012/12/26/bahaya-bumbu-mie-instan-bila-dimasak/
Label:
Artikel
02.36
WASPADAI GEJALA MUNTABER
Ditulis oleh Abu Jundi pada 5 Januari 2013 | 02.36
Ada beragam
gangguan pencernaan yang perlu kita ketahui supaya kita lebih waspada
dan bisa melakukan usaha-usaha pencegahan. Salah satu gangguan pada
pencernaan yang cukup berbahaya jika dibiarkan berlanjut adalah
muntaber. Muntaber merupakan gangguan pencernaan yang menyebabkan
seseorang mengalami muntah dan berak secara bersamaan atau terpisah.
Jika gangguan pencernaan yang satu ini tidak segera diatasi maka bisa
dengan cepat membawa seseorang pada kondisi yang membahayakan jiwanya.
Apa Penyebabnya?
Muntaber bisa disebabkan oleh kuman,
bakteri, atau virus. Muntaber juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi
saluran nafas atau radang tenggorokan, infeksi saluran kemih (kencing)
dan penyakit tifus. Akan tetapi, yang paling sering menyebabkan muntaber
adalah bakteri Eschericia coli (E.coli) yang menyerang usus. Biasanya muntaber terjadi karena seseorang mengkonsumsi makanan yang sudah tercemar dengan bakteri E.coli dan saat itu daya tahan tubuhnya sedang turun (tidak fit).
Bagaimana Gejalanya?
Bakteri yang masuk ke dalam saluran cerna
lewat makanan yang telah tercemar akan menimbulkan radang pada saluran
cerna sehingga muncul gejala seperti sakit perut, kembung, mual dan
muntah-muntah. Muntaber juga dapat disertai dengan gejala demam tinggi
(mencapai 38°C atau lebih), kepala pusing, tidak nafsu makan, lemas, dan
elastisitas kulit menurun. Beberapa anak bahkan mengalami halusinasi
jika sudah mencapai taraf kekurangan cairan elektrolit dalam tubuh.
Mengapa Kita Perlu Mewaspadai Muntaber?
Bahaya utama dari penyakit muntaber
adalah kehilangan cairan yang terlalu cepat, terutama pada anak-anak.
Kehilangan cairan yeng berlebihan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi
(kekurangan cairan) dan bisa berakibat fatal jika tidak segera diatasi.
Muntaber ini jauh lebih berbahaya dibanding jika seseorang hanya
menderita diare (mencret) saja atau muntah saja. Apalagi jika muntah dan
berak yang dialami lebih dari empat kali dalam sehari dan disertai
dengan demam tinggi. Jika tidak segera ditangani, penderita muntaber
dapat mengalami syok bahkan kematian.
Bagaimana Mengenali Tanda Dehidrasi?
Ada 3 jenis dehidrasi yang perlu kita
ketahui supaya kita tahu sampai sejauh mana tingkat keparahan akibat
kekurangan cairan dan supaya cepat mendapat penanganan. Penilaian
derajat dehidrasi dilakukan sesuai dengan kriteria berikut ini :
- Tidak dehidrasi : keadaan umum baik (masih bisa beraktifitas biasa), rasa hausnya masih normal, air kencing normal, ada air mata, mata tidak cekung, mulut/lidah basah, nafas normal, jika kulit dicubit akan kembali dengan cepat, denyut nadi normal, ubun-ubun normal/tidak cekung (pada anak).
- Dehidrasi tidak berat : tampak sakit, mengantuk, lesu, gelisah, rasa hausnya berlebih, air kencing sedikit gelap (keruh), air mata kurang, mata cekung, mulut/lidah kering, nafas agak cepat, jika kulit dicubit akan kembali dengan lambat, denyut nadi agak cepat, ubun-ubun cekung (pada anak).
- Dehidrasi berat : sangat mengantuk, tidak sadar, lemah, tidak dapat minum, tidak ada air kencing dalam waktu 6 jam, air mata tidak keluar, mata kering dan sangat cekung, mulut/lidah sangat kering, nafas cepat dan dalam, jika kulit dicubit akan kembali dengan sangat lambat (lebih dari dua detik), denyut nadi sangat cepat, lemah, dan tidak teraba, ubun-ubun sangat cekung (pada anak).
Bagaimana Cara Mengatasi Dehidrasi?
Usaha pertama untuk menolong penderita
adalah dengan memberinya sebanyak mungkin cairan, sebelum dibawa berobat
ke dokter atau Rumah Sakit. Selama penderita masih sadar dan dapat
minum, berikanlah cairan melalui mulutnya. Selain air, perlu pula
dikembalikan garam-garam mineral yang ikut hilang. Untuk itu, penderita
sebaiknya juga diberi larutan oralit. Disamping pemberian oralit,
makanan dan minuman lain (cairan rumah tangga) harus tetap diberikan.
Jika yang terkena muntaber adalah bayi yang masih menyusu ibunya maka
ASI (Air Susu Ibu) terus diberikan. Segera bawa ke tempat pelayanan
kesehatan terdekat jika sudah muncul tanda-tanda dehidrasi.
Bagaimana Cara Memberikan Oralit?
- Pilihlah oralit yang sudah dikemas dalam bungkus (sachet) yang dijual di apotik atau toko obat karena selain praktis, komposisinya sudah tepat dibanding jika Anda membuat sendiri larutan air garam dicampur gula.
- Baca aturan pakai dan ikuti instruksi yang tertulis dalam kemasan supaya tidak terjadi kesalahan dalam mencampur serbuk oralit dengan air sehingga jumlahnya berlebihan atau justru kurang.
- Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika Anda ragu-ragu dalam memberikan oralit.
- Oralit diberikan sedikit-sedikit tapi sering supaya tidak semakin merangsang terjadinya muntah.
- Jika Anda hendak memberikan oralit pada anak-anak sebaiknya menggunakan sendok dan jangan dengan botol.
- Jika terjadi muntah saat pemberian oralit, tunggu dulu 10 menit kemudian lanjutkan pemberian oralit perlahan-lahan.
Bagaimana Cara Mencegah Muntaber?
Ada banyak cara untuk mencegah muntaber, antara lain:
- Mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dan dalam jumlah yang cukup
- Penggunaan air bersih untuk minum
- Mencuci tangan sesudah buang air besar dan sebelum makan
- Membuang tinja, termasuk tinja bayi pada tempatnya
- Menjaga kebersihan jamban keluarga
- Menjaga kebersihan rumah, terutama kamar mandi, WC dan dapur
- Menjaga kebersihan peralatan makan
- Mencuci sayuran, buah, dan bahan makanan sebelum dimasak
- Memisahkan perangkat anggota keluarga yang terkena muntaber supaya tidak menular pada yang lain
- Jika Anda mempunyai bayi maka berikan ASI eksklusif sampai dengan 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun pertama kehidupan serta sebisa mungkin menghindari penggunaan susu botol.
Penutup
Muntaber merupakan salah satu penyakit
yang perlu kita waspadai karena disamping bisa menyebabkan dehidrasi
(kekurangan cairan) dengan cepat juga bisa sampai menimbulkan syok dan
bahkan kematian jika tidak segera diatasi. Bersikaplah tenang ketika ada
anggota keluarga yang mengalami muntaber. Tetap berpikir rasional dan
serahkan semuanya pada Allah. Lakukan pertolongan pertama dengan
memberikan oralit sebelum dibawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
Upaya-upaya pencegahan sudah seyogyanya kita upayakan supaya keluarga
kita terhindar dari bahaya muntaber dan yang tidak kalah penting,
usahakan selalu ada persediaan oralit di kotak obat Anda.
Penulis: dr. Avie Andriyani (dimuat di majalah As Sunnah edisi 08/XII/1429H/2008M)
Sumber :
- Komite Medik RSUP Dr. Sardjito, Standar Pelayanan Medis, Medika, FK UGM Yogyakarta
- dr. Karel, SpA, Menjadi Dokter Anak di Rumah, Penerbit Puspa Sehat
Label:
Artikel
10.21
Sebagai eksekutif tertinggi perusahaan perangkat lunak paling terkenal sejagat, Steve Ballmer tentulah dihantui keragu-raguan: maukah para pengguna PC, tablet, dan laptop di seluruh dunia mencoba, memakai, membeli dan beralih ke sistem operasi Windows 8 – sistem operasi yang akan menjadi landasan baru bagi ribuan bahkan jutaan aplikasi Windows lainnya?”
Tapi Apple mungkin tidak sama dengan Microsoft. Dalam beberapa kesempatan tampil di hadapan publik, Steve Jobs pernah menyatakan pendapat bahwa konsumen sebenarnya cenderung tidak tahu tentang apa yang benar-benar mereka butuhkan. Jadi, ada kesempatan besar bagi semua perusahaan untuk masuk ke pasar dengan sesuatu yang benar-benar baru, lalu memperkenalkan sekaligus menunjukkan ke khalayak tentang bagaimana cara menggunakan sesuatu yang benar-benar baru tersebut. Produk terkenal yang bisa masuk ke dalam kategori ini adalah iPad.
Saat iPad dilempar ke publik, Steve Jobs dan rekan-rekan di Apple mengakui bahwa mereka merasa tidak perlu mengadakan riset pasar untuk mengetahui apakah konsumen akan menyukai perangkat yang tergolong “spesies baru” tersebut. Mereka merancangnya, membuatnya, lalu merilis dan menjualnya. Hasilnya? Boom! Sudah lebih dari 100 juta orang membelinya. Untuk sebuah produk yang awalnya dianggap tidak memiliki ruang lagi untuk sukses, statistik tadi menunjukkan semuanya. Sekali lagi, semuanya!
Ambil contoh begini. Bila Anda seorang PNS yang bekerja di kantor pemerintah daerah, keputusan membeli atau memakai sistem operasi akan sangat ditentukan oleh kompatibilitas sistem operasi itu dengan aplikasi-aplikasi yang wajib dipakai Pemda Anda. Dengan kata lain, kalaulah Windows 8 tetap kompatibel dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah, peluang beralih ke Windows 8 sangatlah besar. Tetapi kalau tidak? Hmmm, jangan harap!
Hal yang sama mungkin juga berlaku untuk para developer aplikasi maupun desainer grafis. Sebelum mengambil keputusan menaikkan versi Windows ke Windows 8, mereka mungkin sudah meriset terlebih dahulu apakah sistem operasi terbaru ini bisa menyediakan lingkungan kerja yang sanggup mendukung pekerjaannya. Kalau ya, berarti Windows 8 masih relevan untuk dipertimbangkan. Tetapi kalau tidak? Just say good bye, karena tidak ada alasan cukup bagus untuk memaksakan diri beralih ke lingkungan sistem operasi baru yang belum didukung aplikasiaplikasi pendukung pekerjaan sebelumnya.
Kalaulah Steve Ballmer akan menghadapi gempuran dua produk pesaing ini hanya dengan cara mengubah warna tampilan tema Windows 8, dari biru ke jingga, mungkin Microsoft hanya akan menjadi sejarah dalam kurun lima atau 10 tahun ke depan. Tapi berhubung Microsoft memutuskan memperbaiki manajemen alokasi memori serta menyiapkan dukungan untuk bekerja baik dalam modul desktop maupun layar sentuh, mungkin saya akan berubah pikiran.
“Hmmm. Baiklah Redmond, saya akan mengupgrade sistem operasi saya. Insya Allah.”
Sumber: Majalah Cetak Pengusaha Muslim Indonesia
Windows 8 Mampukah Mengulang Kegemilangan Windows 7?
Ditulis oleh Abu Jundi pada 25 Desember 2012 | 10.21
Habis 7 Terbitlah 8
Duapuluh enam Oktober 2012 bukanlah tanggal biasa untuk Microsoft. Di hari Jumat itu, Steve Ballmer dan segenap stafnya seperti ditakdirkan untuk melakukan sesuatu yang tidak biasa: merilis sistem operasi terlaris mereka dengan tampilan dan desain yang benar-benar berbeda dengan apa yang sudah mereka lakukan sebelumnya.Sebagai eksekutif tertinggi perusahaan perangkat lunak paling terkenal sejagat, Steve Ballmer tentulah dihantui keragu-raguan: maukah para pengguna PC, tablet, dan laptop di seluruh dunia mencoba, memakai, membeli dan beralih ke sistem operasi Windows 8 – sistem operasi yang akan menjadi landasan baru bagi ribuan bahkan jutaan aplikasi Windows lainnya?”
Mau vs Tidak Mau
Tentang mau atau tidak mau di dunia consumer product memang bukanlah perkara gampang. Saking pentingnya jawaban pertanyaan tersebut, beberapa perusahaan di Lembah Silikon bahkan sampai ada yang harus merogoh kocek jutaan dolar hanya untuk melakukan riset pasar terhadap bakal calon produk yang akan mereka pasarkan. Microsoft mungkin salah satunya.Tapi Apple mungkin tidak sama dengan Microsoft. Dalam beberapa kesempatan tampil di hadapan publik, Steve Jobs pernah menyatakan pendapat bahwa konsumen sebenarnya cenderung tidak tahu tentang apa yang benar-benar mereka butuhkan. Jadi, ada kesempatan besar bagi semua perusahaan untuk masuk ke pasar dengan sesuatu yang benar-benar baru, lalu memperkenalkan sekaligus menunjukkan ke khalayak tentang bagaimana cara menggunakan sesuatu yang benar-benar baru tersebut. Produk terkenal yang bisa masuk ke dalam kategori ini adalah iPad.
Saat iPad dilempar ke publik, Steve Jobs dan rekan-rekan di Apple mengakui bahwa mereka merasa tidak perlu mengadakan riset pasar untuk mengetahui apakah konsumen akan menyukai perangkat yang tergolong “spesies baru” tersebut. Mereka merancangnya, membuatnya, lalu merilis dan menjualnya. Hasilnya? Boom! Sudah lebih dari 100 juta orang membelinya. Untuk sebuah produk yang awalnya dianggap tidak memiliki ruang lagi untuk sukses, statistik tadi menunjukkan semuanya. Sekali lagi, semuanya!
Kembali ke 8
Untuk kasus Microsoft Windows 8, yang kemunculannya diikuti dengan dirilisnya Microsoft Surface (gadget yang didesain dan diproduksi murni oleh Microsoft), menjawab pertanyaan mau atau tidakkah pengguna membeli sistem operasi adalah dengan cara mengembalikannya ke sebuah pertanyaan: relevankah software ini dengan kehidupan atau profesi penggunanya?Ambil contoh begini. Bila Anda seorang PNS yang bekerja di kantor pemerintah daerah, keputusan membeli atau memakai sistem operasi akan sangat ditentukan oleh kompatibilitas sistem operasi itu dengan aplikasi-aplikasi yang wajib dipakai Pemda Anda. Dengan kata lain, kalaulah Windows 8 tetap kompatibel dengan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah, peluang beralih ke Windows 8 sangatlah besar. Tetapi kalau tidak? Hmmm, jangan harap!
Hal yang sama mungkin juga berlaku untuk para developer aplikasi maupun desainer grafis. Sebelum mengambil keputusan menaikkan versi Windows ke Windows 8, mereka mungkin sudah meriset terlebih dahulu apakah sistem operasi terbaru ini bisa menyediakan lingkungan kerja yang sanggup mendukung pekerjaannya. Kalau ya, berarti Windows 8 masih relevan untuk dipertimbangkan. Tetapi kalau tidak? Just say good bye, karena tidak ada alasan cukup bagus untuk memaksakan diri beralih ke lingkungan sistem operasi baru yang belum didukung aplikasiaplikasi pendukung pekerjaan sebelumnya.
Relevansi
Suka atau tidak suka, kegamangan yang dihadapi perusahaan sekaliber Microsoft mungkin juga pernah Anda alami, bukan? Saat memutuskan menjadi pengusaha, terkadang Allah meletakkan kita di sebuah titik di mana “perubahan” atau change menjadi gravitasinya. Perubahan ini boleh jadi diakibatkan oleh aksi-aksi kompetitor Anda. Kalau tidak, mungkin saja karena pelanggan Anda sendirilah yang memintanya. Atau dalam kondisi ekstrim, Anda menghendaki perubahan karena itulah yang terbaik dalam kacamata Anda selaku pengambil keputusan. Kadang Anda harus mengubah harganya. Kadang juga merombak desain kemasan. Lain waktu mungkin merubah ukuran produk. Atau sekadar mengganti warna logo dan konsep komunikasi iklan. Apa pun itu, dorongan untuk berubah sepertinya akan selalu ada dalam DNA para pengusaha.Upgrade?
Ketika memutuskan memberikan bahasa desain baru pada sistem operasi Windows 8, yang sering disebut Metro, mungkin eksekutif Microsoft juga sadar bahwa dunia memang sudah berubah. Konsumen di seluruh dunia kini sedang asyik belajar “menyentuh”, alih-alih mengklik. Pesaing utama mereka kini bukanlah Mac OS X atau Linux yang hidup di desktop atau laptop, tetapi iOS dan Android yang hadir dalam perangkat seukuran kepalan tangan orang dewasa.Kalaulah Steve Ballmer akan menghadapi gempuran dua produk pesaing ini hanya dengan cara mengubah warna tampilan tema Windows 8, dari biru ke jingga, mungkin Microsoft hanya akan menjadi sejarah dalam kurun lima atau 10 tahun ke depan. Tapi berhubung Microsoft memutuskan memperbaiki manajemen alokasi memori serta menyiapkan dukungan untuk bekerja baik dalam modul desktop maupun layar sentuh, mungkin saya akan berubah pikiran.
“Hmmm. Baiklah Redmond, saya akan mengupgrade sistem operasi saya. Insya Allah.”
Sumber: Majalah Cetak Pengusaha Muslim Indonesia
04.49
Kapan Waktu yang Tepat untuk Berinvestasi?
Ditulis oleh Abu Jundi pada 22 Desember 2012 | 04.49
Banyak sekali tulisan yang mendorong pembaca untuk berinvestasi dan
menunda konsumsi untuk menyiapkan masa depan, sehingga kita sadar bahwa
investasi itu penting. Namun setelah paham benar apa itu investasi, akan
terbersit pertanyaan di kepala kita, “Kapan dong waktu yang tepat untuk
berinvestasi?”
Pertanyaan tersebut seringkali dilontarkan oleh mereka yang sudah ingin sekali berinvestasi tapi takut salah dalam memilih waktu yang tepat untuk membeli produk seperti reksadana, emas, atau saham. Tak heran jika investor pemula membutuhkan waktu yang lama untuk memulai berinvestasi. Banyak pertimbangan yang dipikirkan, termasuk mengenai kapan waktu tepat untuk masuk ke saham, misalnya. Apakah harganya akan naik lagi atau justru malah turun? Karena memang, banyak jenis investasi yang harganya fluktuatif, terkadang naik dan turunnya sangat ekstrim.
Sebagai contoh, IHSG pada 7 Januari 2008 berada pada level 2.830,26. Lalu selama 10 bulan berturut-turut, mengalami penurunan tajam, puncaknya pada 17 November 2008, IHSG berada pada level 1.146,28 atau hanya tinggal 40,5% saja. Namun pada 17 Desember 2012, IHSG mencapai angka 4.301,44. Artinya jika membeli saham pada tanggal 7 Januari 2008 dengan harga 2.830,26 per lembarnya lalu harganya turun pada 17 November 2008 menjadi 1.146,28 maka uang Anda di saham itu sudah rugi sekitar 59,5%.
Sebuah kerugian yang akan membuat investor pemula “kapok” untuk kembali berinvestasi di saham. Padahal, kerugian tersebut tidaklah benar-benar terjadi jika saham tidak dijual pada 17 November 2008. Kerugian itu hanya sekedar catatan di laporan sahamnya. Jika saat turun Anda tahan dan dijual 4 tahun kemudian pada 17 Desember 2012 kemarin, harganya sudah naik menjadi 4.301,44 dan keuntungannya mencapai 152% atau rata-rata per tahun sekitar 11% (compounded interest) dari tanggal awal pembeliannya.
Persoalannya adalah, siapakah yang tahu kapan harga akan naik atau turun? Kalau pun ada yang bisa “meramal” itu hanya perkiraan dengan metode analisis teknis dan belum tentu tepat. Tepat atau tidaknya ramalan tersebut dapat dirasakan setelah benar-benar terjadi. Maka dari itu ada sebuah perusahaan manajer investasi yang dalam salah satu iklannya menyebutkan begini: “The best time to invest is 20 years ago, and the second best is NOW”.
Ya, karena bila kita melakukan investasi 20 tahun yang lalu di reksadana saham misalnya, hari ini kita akan melihat angka di reksadana saham mengalami kenaikan yang luar biasa. Itu baru kita ketahui sekarang, tidak bisa dipastikan pada 20 tahun yang lalu. Sehingga, menurut iklan tersebut, bila ingin menikmati hasil investasi di masa mendatang, mulailah berinvestasi sekarang.
Sebagai seorang financial planner, seringkali banyak yang bertanya mengenai kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi. Saya menjawabnya dengan singkat, yaitu pada saat Anda punya uang. Kapan Anda punya uang? Bagi seorang yang bekerja, tentu punya uangnya pada saat gajian, mendapatkan bonus, atau menerima THR. Maka lakukan investasi secara rutin setiap kali Anda punya uang, setelah gajian, setelah mendapatkan THR atau pendapatan lainnya.
Keuntungan berinvestasi rutin:
1. Anda tidak terpengaruh untuk ikut-ikutan market trend
2. Meminimalisasi risiko volatilitas (fluktuasi harga)
3. Dalam jangka panjang membuat harga beli investasi Anda berada pada harga rata-rata
4. Tidak perlu melakukan analisis market yang tidak Anda kuasai
5. Nilai investasi menjadi lebih optimal.
Lalu, apakah investasi rutin ini pasti akan memberikan hasil yang terbaik dibandingkan investasi satu kali alias sekaligus dengan nilai yang besar? Tentu tidak selalu demikian, sebab kita tidak pernah tahu apakah market akan naik atau turun. Karena itulah strategi investasi secara rutin akan membuat investasi Anda lebih optimal.
Jadi, jangan buang-buang waktu untuk menganalisis kapan waktu yang tepat. Bisa jadi Anda akan terlambat atau tidak pernah membeli produk investasi karena selalu berharap harga turun, tapi kenyataannya naik terus, misalnya. Lakukan pembelian investasi Anda sehari setelah Anda menerima gaji, bonus, atau mendapat pemasukan lainnya.
Ingat: Waktu yang terbaik untuk berinvestasi adalah pada saat Anda punya uang!
Happy Investing!
Mohammad B. Teguh, CFP®
Independent Financial Planner
QM Financial
www.qmfinancial.com
Pertanyaan tersebut seringkali dilontarkan oleh mereka yang sudah ingin sekali berinvestasi tapi takut salah dalam memilih waktu yang tepat untuk membeli produk seperti reksadana, emas, atau saham. Tak heran jika investor pemula membutuhkan waktu yang lama untuk memulai berinvestasi. Banyak pertimbangan yang dipikirkan, termasuk mengenai kapan waktu tepat untuk masuk ke saham, misalnya. Apakah harganya akan naik lagi atau justru malah turun? Karena memang, banyak jenis investasi yang harganya fluktuatif, terkadang naik dan turunnya sangat ekstrim.
Sebagai contoh, IHSG pada 7 Januari 2008 berada pada level 2.830,26. Lalu selama 10 bulan berturut-turut, mengalami penurunan tajam, puncaknya pada 17 November 2008, IHSG berada pada level 1.146,28 atau hanya tinggal 40,5% saja. Namun pada 17 Desember 2012, IHSG mencapai angka 4.301,44. Artinya jika membeli saham pada tanggal 7 Januari 2008 dengan harga 2.830,26 per lembarnya lalu harganya turun pada 17 November 2008 menjadi 1.146,28 maka uang Anda di saham itu sudah rugi sekitar 59,5%.
Sebuah kerugian yang akan membuat investor pemula “kapok” untuk kembali berinvestasi di saham. Padahal, kerugian tersebut tidaklah benar-benar terjadi jika saham tidak dijual pada 17 November 2008. Kerugian itu hanya sekedar catatan di laporan sahamnya. Jika saat turun Anda tahan dan dijual 4 tahun kemudian pada 17 Desember 2012 kemarin, harganya sudah naik menjadi 4.301,44 dan keuntungannya mencapai 152% atau rata-rata per tahun sekitar 11% (compounded interest) dari tanggal awal pembeliannya.
Persoalannya adalah, siapakah yang tahu kapan harga akan naik atau turun? Kalau pun ada yang bisa “meramal” itu hanya perkiraan dengan metode analisis teknis dan belum tentu tepat. Tepat atau tidaknya ramalan tersebut dapat dirasakan setelah benar-benar terjadi. Maka dari itu ada sebuah perusahaan manajer investasi yang dalam salah satu iklannya menyebutkan begini: “The best time to invest is 20 years ago, and the second best is NOW”.
Ya, karena bila kita melakukan investasi 20 tahun yang lalu di reksadana saham misalnya, hari ini kita akan melihat angka di reksadana saham mengalami kenaikan yang luar biasa. Itu baru kita ketahui sekarang, tidak bisa dipastikan pada 20 tahun yang lalu. Sehingga, menurut iklan tersebut, bila ingin menikmati hasil investasi di masa mendatang, mulailah berinvestasi sekarang.
Sebagai seorang financial planner, seringkali banyak yang bertanya mengenai kapan waktu yang tepat untuk berinvestasi. Saya menjawabnya dengan singkat, yaitu pada saat Anda punya uang. Kapan Anda punya uang? Bagi seorang yang bekerja, tentu punya uangnya pada saat gajian, mendapatkan bonus, atau menerima THR. Maka lakukan investasi secara rutin setiap kali Anda punya uang, setelah gajian, setelah mendapatkan THR atau pendapatan lainnya.
Keuntungan berinvestasi rutin:
1. Anda tidak terpengaruh untuk ikut-ikutan market trend
2. Meminimalisasi risiko volatilitas (fluktuasi harga)
3. Dalam jangka panjang membuat harga beli investasi Anda berada pada harga rata-rata
4. Tidak perlu melakukan analisis market yang tidak Anda kuasai
5. Nilai investasi menjadi lebih optimal.
Lalu, apakah investasi rutin ini pasti akan memberikan hasil yang terbaik dibandingkan investasi satu kali alias sekaligus dengan nilai yang besar? Tentu tidak selalu demikian, sebab kita tidak pernah tahu apakah market akan naik atau turun. Karena itulah strategi investasi secara rutin akan membuat investasi Anda lebih optimal.
Jadi, jangan buang-buang waktu untuk menganalisis kapan waktu yang tepat. Bisa jadi Anda akan terlambat atau tidak pernah membeli produk investasi karena selalu berharap harga turun, tapi kenyataannya naik terus, misalnya. Lakukan pembelian investasi Anda sehari setelah Anda menerima gaji, bonus, atau mendapat pemasukan lainnya.
Ingat: Waktu yang terbaik untuk berinvestasi adalah pada saat Anda punya uang!
Happy Investing!
Mohammad B. Teguh, CFP®
Independent Financial Planner
QM Financial
www.qmfinancial.com
Sumber : http://id.she.yahoo.com/kapan-waktu-yang-tepat-untuk-berinvestasi-145253929.html
Label:
Artikel
03.22
Dan...Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal... sehingga kita semua tersadar...:) semangat tdk menunda !!!!
12 kata "Jangan menunggu" yg perlu dihindari
Ditulis oleh admin pada 14 Desember 2012 | 03.22
- Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.
- Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
- Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
- Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain ! Maka kamu akan dipedulikan...
- Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tâÞi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.
- Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.
- Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.
- Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.
- Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
- Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
- Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.
- Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!
Dan...Jangan menunggu lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang anda kenal... sehingga kita semua tersadar...:) semangat tdk menunda !!!!
Label:
Artikel
03.13
10 Alasan 21 Desember 2012 Bukan Kiamat
Tanggal 21 Desember 2012
bakal tiba dalam hitungan 10 jari. Siapa pun tahu mengenai rumor tentang
akhir dunia pada tanggal tersebut, seperti ramalan suku bangsa Maya.
Ada pula yang meramalkan bukan kiamat yang terjadi, melainkan krisis ekonomi. Lebih banyak orang yang membincangkan isu kiamat versi bangsa Maya ketimbang masalah perekonomian. Tapi ternyata ada sepuluh alasan kenapa ramalan kiamat itu tak bisa dipercaya.
1. Penganut kiamat akhir dunia pada 21 Desember tak bisa meramalkan secara persis apa yang sebenarnya bakal terjadi pada tanggal itu. Tidak ada gambaran detail proses maupun kerusakan yang bisa menimpa seluruh umat manusia di bumi. Tidak seperti masa di peralihan milenium (Y2K), ada ramalan jelas kerusakan yang bisa terjadi pada alat elektronik.
2. NASA pun membantah bakal terjadinya kiamat. Astronom dan ilmuwan NASA David Morrison mengunggah sebuah video di Youtube yang berisi "sanggahan detail atas lima skenario kiamat". Lima skenario yang dimaksud, misalnya, peluang adanya serangan meteor, sengatan api matahari, dan perpecahan kutub akibat magnet Bumi yang berotasi terbalik.
3. Keberadaan media dan industri hiburan di Barat telah mengeksploitasi kiamat 2012 secara berlebihan. Tujuannya adalah untuk menarik iklan dan oplah tabloid. Ancaman sesungguhnya bagi manusia adalah kelangkaan pangan, teroris, inflasi, hingga cicilan hutang. Namun, isu nyata ini tidak terlalu seksi untuk diangkat sebagai film Hollywood atau dokumenter khusus. Bahkan, ancaman lingkungan seperti produk rekayasa genetik, reaktor nuklir hingga kebocoran limbah kimia tak terpublikasikan ketimbang fantasi tentang datangnya Armageddon.
4. Suku Maya tidak terlalu cerdas secara budaya dibandingkan suku-suku yang lain. Jadi, kenapa manusia seluruh dunia harus mempercayai ramalan mereka? Suku Maya bukanlah penemu roda. Bahkan, mereka mengorbankan manusia untuk menghindari kemarahan Tuhan. Jadi, kenapa harus mengindahkan ramalan budaya primitif ini?
5. Jika kalian memikirkan ramalan kiamat suku Maya, maka dengarkan ucapan petinggi suku mereka. Dewan Nasional Tetua Maya, Xinca dan Garifuna justru mengatakan bahwa akhir dari kalender Maya bukan berarti akhir dari dunia. "Ini adalah waktu ketika putaran terbesar dari kalender Maya memulai siklus baru," kata Anthony Aveni, ahli suku maya dan Arkeoastronomer dari Universitas Colgate di Hamilton, New York.
6. Ramalan Maya tak menunjukkan bukti sedikit pun bakal terjadi kerusakan Bumi pada 21 Desember 2012. "Hanya sedikit teks kuno yang mengacu pada tanggal 21 Desember tentang awal mula kalendar baru, bukan ramalan kiamat," kata John Henderson, profesor antropoligi dari Universitas Cornell.
7. Pemimpin Maya mengeksploitasi ramalan kiamat untuk menarik banyak pengikut. Dengan memprediksi bahwa terjadi gerhana matahari, para tetua mengklaim bahwa seekor ular akan memakan matahari. Matahari akan kembali sedia kala, kalau mengikuti titah tetua.
8. Banyak yang memanfaatkan ramalan ini untuk keuntungan pribadi. Seperti di Cina, seniman palsu telah menipu para pensiunan untuk menyimpan dana mereka sebagai donasi untuk akhir kiamat, seperti yang diberitakan media massa Telegraph.
9. Beberapa orang telah menggunakan kiamat 2012 sebagai alasan untuk memaafkan para tiran yang bertindak semena-mena. Datangnya Armageddon telah dibajak menjadi justifikasi psikologis untuk kemalasan dan penundaan untuk mendidik orang lain atau mempersiapkan mereka menghadapi krisis yang ada di depan mata.
10. Beberapa penganut aliran kepercayaan tertentu menandai dan meramalkan tanggal 21 Desember 2012 sebagai tanggal datangnya Armageddon atau kedatangan Yesus Kristus kedua di dunia. Namun, ramalan ini dibantah umat Kristiani. Sebab, ramalan itu bertentangan dengan apa yang tertulis di Alkitab yang menyatakan bahwa kiamat tidak bisa diramal manusia. Mengutip ayat Markus 13:32, "Meskipun begitu, tidak seorang pun tahu kapan harinya atau kapan jamnya. Malaikat-malaikat di surga tidak dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu." Kata Anak mengacu pada Yesus dan Bapa mengacu pada Allah. Dengan kata lain, hanya Allah saja yang tahu kapan waktunya tiba.
Ada pula yang meramalkan bukan kiamat yang terjadi, melainkan krisis ekonomi. Lebih banyak orang yang membincangkan isu kiamat versi bangsa Maya ketimbang masalah perekonomian. Tapi ternyata ada sepuluh alasan kenapa ramalan kiamat itu tak bisa dipercaya.
1. Penganut kiamat akhir dunia pada 21 Desember tak bisa meramalkan secara persis apa yang sebenarnya bakal terjadi pada tanggal itu. Tidak ada gambaran detail proses maupun kerusakan yang bisa menimpa seluruh umat manusia di bumi. Tidak seperti masa di peralihan milenium (Y2K), ada ramalan jelas kerusakan yang bisa terjadi pada alat elektronik.
2. NASA pun membantah bakal terjadinya kiamat. Astronom dan ilmuwan NASA David Morrison mengunggah sebuah video di Youtube yang berisi "sanggahan detail atas lima skenario kiamat". Lima skenario yang dimaksud, misalnya, peluang adanya serangan meteor, sengatan api matahari, dan perpecahan kutub akibat magnet Bumi yang berotasi terbalik.
3. Keberadaan media dan industri hiburan di Barat telah mengeksploitasi kiamat 2012 secara berlebihan. Tujuannya adalah untuk menarik iklan dan oplah tabloid. Ancaman sesungguhnya bagi manusia adalah kelangkaan pangan, teroris, inflasi, hingga cicilan hutang. Namun, isu nyata ini tidak terlalu seksi untuk diangkat sebagai film Hollywood atau dokumenter khusus. Bahkan, ancaman lingkungan seperti produk rekayasa genetik, reaktor nuklir hingga kebocoran limbah kimia tak terpublikasikan ketimbang fantasi tentang datangnya Armageddon.
4. Suku Maya tidak terlalu cerdas secara budaya dibandingkan suku-suku yang lain. Jadi, kenapa manusia seluruh dunia harus mempercayai ramalan mereka? Suku Maya bukanlah penemu roda. Bahkan, mereka mengorbankan manusia untuk menghindari kemarahan Tuhan. Jadi, kenapa harus mengindahkan ramalan budaya primitif ini?
5. Jika kalian memikirkan ramalan kiamat suku Maya, maka dengarkan ucapan petinggi suku mereka. Dewan Nasional Tetua Maya, Xinca dan Garifuna justru mengatakan bahwa akhir dari kalender Maya bukan berarti akhir dari dunia. "Ini adalah waktu ketika putaran terbesar dari kalender Maya memulai siklus baru," kata Anthony Aveni, ahli suku maya dan Arkeoastronomer dari Universitas Colgate di Hamilton, New York.
6. Ramalan Maya tak menunjukkan bukti sedikit pun bakal terjadi kerusakan Bumi pada 21 Desember 2012. "Hanya sedikit teks kuno yang mengacu pada tanggal 21 Desember tentang awal mula kalendar baru, bukan ramalan kiamat," kata John Henderson, profesor antropoligi dari Universitas Cornell.
7. Pemimpin Maya mengeksploitasi ramalan kiamat untuk menarik banyak pengikut. Dengan memprediksi bahwa terjadi gerhana matahari, para tetua mengklaim bahwa seekor ular akan memakan matahari. Matahari akan kembali sedia kala, kalau mengikuti titah tetua.
8. Banyak yang memanfaatkan ramalan ini untuk keuntungan pribadi. Seperti di Cina, seniman palsu telah menipu para pensiunan untuk menyimpan dana mereka sebagai donasi untuk akhir kiamat, seperti yang diberitakan media massa Telegraph.
9. Beberapa orang telah menggunakan kiamat 2012 sebagai alasan untuk memaafkan para tiran yang bertindak semena-mena. Datangnya Armageddon telah dibajak menjadi justifikasi psikologis untuk kemalasan dan penundaan untuk mendidik orang lain atau mempersiapkan mereka menghadapi krisis yang ada di depan mata.
10. Beberapa penganut aliran kepercayaan tertentu menandai dan meramalkan tanggal 21 Desember 2012 sebagai tanggal datangnya Armageddon atau kedatangan Yesus Kristus kedua di dunia. Namun, ramalan ini dibantah umat Kristiani. Sebab, ramalan itu bertentangan dengan apa yang tertulis di Alkitab yang menyatakan bahwa kiamat tidak bisa diramal manusia. Mengutip ayat Markus 13:32, "Meskipun begitu, tidak seorang pun tahu kapan harinya atau kapan jamnya. Malaikat-malaikat di surga tidak dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja yang tahu." Kata Anak mengacu pada Yesus dan Bapa mengacu pada Allah. Dengan kata lain, hanya Allah saja yang tahu kapan waktunya tiba.
Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/12/11/061447379/10-Alasan-21-Desember-2012-Bukan-Kiamat
Label:
Artikel
09.44
Coba cek kembali apa yang sudah Anda makan. Makanan yang tinggi kandungan karbohidrat, lemak dan gula ternyata bisa menjadi pemicunya.
Makanan-makanan tersebut dapat mempengaruhi perubahan hormonal dalam tubuh.
Organ pencernaan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerna makanan berlemak. Jika tubuh tak memiliki persediaan energi yang cukup, Anda akan mudah merasa lemas dan mengantuk.
Gula dan karbohidrat sederhana juga bisa bertindak seperti itu, karena dapat menurunkan energi dengan cepat pula. Penurunan gula dalam darah yang terlalu cepat mengakibatkan tubuh menjadi lemas dan membuat Anda sering menguap agar mendapatkan oksigen lebih banyak untuk pembakaran energi.
Minuman atau makanan manis juga menyebabkan sel-sel otak, yang biasa disebut neuron orexin, di hipotalamus juga sangat sensitif terhadap glukosa. Akhirnya, menyebabkan pankreas melepaskan insulin. Hormon insulin yang tinggi akan mempengaruhi produksi hormon serotonin dan melatonin, yang memicu rasa kantuk dan keinginan untuk tidur.
Solusi terbaik adalah Anda membatasi memakan tiga jenis makanan tersebut atau berhenti sebelum kenyang.
Tak Berhenti Menguap Usai Makan
Ditulis oleh Abu Jundi pada 27 November 2012 | 09.44
Habis kenyang, terbitlah kantuk. Kondisi ini biasa terjadi saat usai makan. Akhirnya, Anda tak berhenti menguap.
Coba cek kembali apa yang sudah Anda makan. Makanan yang tinggi kandungan karbohidrat, lemak dan gula ternyata bisa menjadi pemicunya.
Makanan-makanan tersebut dapat mempengaruhi perubahan hormonal dalam tubuh.
Organ pencernaan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencerna makanan berlemak. Jika tubuh tak memiliki persediaan energi yang cukup, Anda akan mudah merasa lemas dan mengantuk.
Gula dan karbohidrat sederhana juga bisa bertindak seperti itu, karena dapat menurunkan energi dengan cepat pula. Penurunan gula dalam darah yang terlalu cepat mengakibatkan tubuh menjadi lemas dan membuat Anda sering menguap agar mendapatkan oksigen lebih banyak untuk pembakaran energi.
Minuman atau makanan manis juga menyebabkan sel-sel otak, yang biasa disebut neuron orexin, di hipotalamus juga sangat sensitif terhadap glukosa. Akhirnya, menyebabkan pankreas melepaskan insulin. Hormon insulin yang tinggi akan mempengaruhi produksi hormon serotonin dan melatonin, yang memicu rasa kantuk dan keinginan untuk tidur.
Solusi terbaik adalah Anda membatasi memakan tiga jenis makanan tersebut atau berhenti sebelum kenyang.
Sumber : http://id.she.yahoo.com/tak-berhenti-menguap-usai-makan-043000576.html
Label:
Artikel
15.07
Orang yang Bersiap-siap untuk Kiamat Buktikan Mereka Gila Sekaligus Cemerlang
Ditulis oleh admin pada 17 November 2012 | 15.07
Braxton dan Kara Southwick tinggal di pinggiran Salt Lake City, Utah,
dengan enam anak mereka. Braxton, seorang montir yang pernah menjadi
pembalap sepeda motor profesional. Dia juga melatih keluarganya untuk
mempersiapkan diri dari serangan senjata virus cacar yang ia takutkan
akan membuat negaranya bertekuk lutut.
LiveScience berbicara dengan Southwick untuk mengetahui lebih banyak tentang alasan mereka menyiapkan diri menjelang hari kiamat, dan memiliki persediaan makanan lebih dari 900 kilogram tepung, gula dan gandum, belum lagi 14 senjata dan delapan ekor ayam — yang cukup untuk menopang hidup delapan anggota keluarga mereka lebih dari satu tahun.
Keluarga Southwick tampil pada acara “Doomsday Preppers” musim kedua, sebuah acara di National Geographic Channel yang menampilkan profil pejuang untuk bertahan hidup yang ekstrem yang percaya bahwa dunia kita akan segera berakhir. Musim pertama acara tersebut mendapatkan rating tertinggi dalam jaringan TV tersebut pada saat itu.
LiveScience: Bagaimana Anda memulai persiapan ini?
Kara Southwick: Semua dimulai dengan penyimpanan makanan dan berkembang dari sana. Jika ada sesuatu yang terjadi, kami bisa mengurus keluarga kami. Tujuan kami adalah untuk memiliki persediaan makanan selama satu tahun. Dari sana, Anda akan mulai memikirkan tentang air.
Braxton: Dan sebuah generator. Cadangan bahan bakar. Dan seterusnya.
Kara: Juga sebuah oven tenaga matahari.
Mengapa Anda bersiap untuk kiamat secara ekstrem?
Braxton: Saya prihatin dengan peristiwa yang sedang terjadi di dunia, dan saya merupakan pria yang sangat percaya hari kiamat. Saya rasa dunia tidak akan berakhir pada 2012, namun semua yang diramalkan suku Maya membuat saya menjadi lebih yakin akan hari kiamat.
Apakah Anda berpikir dunia secara fundamental berbeda dari sebelumnya?
Braxton: Tentu saja. Lihat saja kerusuhan di seluruh Timur Tengah. Dan runtuhnya sistem keuangan di Eropa, demikian juga Amerika Serikat. Utang nasional kita mencapai $17 triliun (setara Rp164 kuadriliun) pada awal tahun. Kita semua merasa bahwa kita berada dalam wilayah yang belum dipetakan. Kita tidak membayar pajak untuk dua perang di Irak dan Afghanistan. Kita menempatkan mereka pada kartu kredit.
Apa yang paling Anda khawatirkan akan terjadi?Braxton: Kami mempersiapkan diri untuk semua skenario, tapi yang paling saya khawatirkan adalah serangan senjata biologis teroris, yaitu virus cacar. Untuk teroris, menggunakan senjata nuklir hampir mustahil. Tapi untuk mendapatkan senjata biologis relatif mudah, karena Libya, Irak dan Iran terlibat dalam perang senjata biologis.
Sebuah senjata biologis bisa membunuh banyak orang seperti halnya senjata nuklir. Hal ini juga menimbulkan ketakutan dan kepanikan, yang merupakan hal yang diinginkan para teroris dalam serangannya.
Kara: Sehingga Amerika tidak bisa balas melawan.
Braxton dan Kara Southwick dengan anak-anak mereka, (ki-ka) Braxton, Jr., Treston dan Colton, serta anak perempuan Rylee, Jayden, dan Taja. Apa yang akan Anda lakukan jika terjadi serangan seperti itu?
Braxton: Menghindari ancaman dengan menuju ke tempat persembunyian kami di hutan, dengan semua perlengkapan. Kami memiliki alat pelindung untuk seluruh keluarga jika terjadi serangan virus cacar.
Bagaimana reaksi orang ketika Anda memberitahu mereka bahwa Anda “mempersiapkan diri menghadapi kiamat?”
Braxton: Mereka melakukan ini [menatap kosong]. Mereka tidak tahu apakah aku gila atau cerdas cemerlang.
Anda termasuk yang mana?
Kara: Gila.
Braxton: Perpaduan keduanya. Istri saya mengira aku gila. Saya bilang sih seperti ini: Anda memiliki rekening tabungan dan berharap semoga Anda tidak harus menggunakannya untuk perawatan medis darurat. Kami melakukan hal yang sama, tapi dengan makanan, bahan bakar, dan batu bara yang saya kubur di halaman belakang. Juga sebuah generator. Bagi kami itu seperti uang yang disimpan di bank.
Bagaimana jika ketakutan Anda berlebihan dan tidak ada kiamat seperti itu terjadi? Apakah Anda menganggap apa yang Anda lakukan buang-buang waktu?
BS: Tidak sama sekali. Ini adalah proyek kecil kami. Beberapa orang mengumpulkan pernak-pernik dan porselen. Kami mengumpulkan makanan dan lainnya. Nantinya juga kami akan menggunakan semua makanan dan bahan bakar yang kami kumpulkan itu.
Apakah Anda merasa langkah Anda ini perlu diikuti orang lain?
Braxton: Tentu saja. Kami mengajak tetangga untuk ikut kami, ada tujuh keluarga. Mereka semua memiliki taman. Mereka menyimpan makanan dan beberapa kegiatan lain yang kami lakukan.
Kara: Tapi tidak dalam kadar yang sama.
Braxton: Benar. Tetapi jika suatu yang buruk terjadi, saya adalah pemimpinnya. Jika Anda memberikan skenario kepada saya, saya sudah merencanakannya. Saya sudah memikirkan hal ini hampir setiap hari dalam hidup saya.
Kara: Kamu terdengar seperti orang gila.
Jika sesuatu yang buruk terjadi dan Bumi sudah tidak layak huni, akankah Anda tetap ingin bertahan hidup?
Kara: Sudah sifat alami manusia untuk berjuang bertahan hidup.
Ketika Anda menemukan orang lain seperti Anda yang memiliki pandangan aneh — seperti pergeseran magnet kutub — bagaimana Anda berhubungan dengan mereka?
Braxton: Saya pikir itu lucu ketika mereka memilih hal-hal yang dangkal dan tidak masuk akal seperti itu. Ini semua tentang mempersiapkan segalanya. Jika Anda mempersiapkan diri untuk pergeseran kutub, Anda sama saja seperti bersiap untuk menghadapi badai, keruntuhan ekonomi atau senjata nuklir.
Apa yang mereka siapkan mungkin terdengar aneh, tapi mereka benar-benar siap untuk skenario hari "kiamat".
Kara: Teman-teman juga berpikir senjata virus cacar adalah hal yang aneh.
Mengapa Anda membuat acara ini?
Braxton: Karena aku ingin orang-orang belajar sesuatu. Karena aku ingin semua orang juga mempersiapkan diri mereka.
Kara: Semua orang bisa memulai dari hal yang kecil, dan mengembangkannya.
Apa pendapat Anda tentang Badai Sandy?
Braxton: Saya berharap semua orang memiliki setidaknya perlengkapan bertahan hidup untuk 72 jam di rumah mereka, serta pasokan air untuk tiga hari. Itu akan sangat membantu. Juga, dalam tas persiapan saya [sebuah tas yang dipersiapkan untuk dapat bertahan hidup selama beberapa hari "dalam peristiwa semacam kiamat”], saya memiliki lembaran panel surya yang dapat digunakan untuk mengisi baterai telepon.
Bagaimana pendapat anak-anak Anda tentang persiapan ini?
Kara: Anak laki-lakiku menyukainya, karena mereka suka berada di luar ruangan.
Braxton: [Putriku] Jayden mengatakan bahwa ia ingin mencari suami yang juga melakukan hal yang sama dengan ini. Tapi aku berkata, "Tidak untuk beberapa tahun, ya? Kau baru berusia 19 tahun."
Braxton, Anda tampaknya lebih antusias daripada Kara. Apakah kau perlu meyakinkan dia dulu agar bisa ikut acara ini?
Braxton: Tentu saja. Butuh beberapa bulan. Suatu kali dia melihat saya mengambil foto dari penyimpanan makanan kami untuk dikirim ke National Geographic dan memarahiku. Aku hanya pura-pura bahwa aku mendokumentasikan itu untuk bersenang-senang, bukan karena acara ini.
Kara: Saya tidak berbicara dengannya selama sekitar satu bulan.
Mengapa Anda akhirnya setuju?
Kara: Saya setuju karena saya pikir kita bisa mengajarkan orang lain sesuatu. Anda hanya hidup sekali.
LiveScience berbicara dengan Southwick untuk mengetahui lebih banyak tentang alasan mereka menyiapkan diri menjelang hari kiamat, dan memiliki persediaan makanan lebih dari 900 kilogram tepung, gula dan gandum, belum lagi 14 senjata dan delapan ekor ayam — yang cukup untuk menopang hidup delapan anggota keluarga mereka lebih dari satu tahun.
Keluarga Southwick tampil pada acara “Doomsday Preppers” musim kedua, sebuah acara di National Geographic Channel yang menampilkan profil pejuang untuk bertahan hidup yang ekstrem yang percaya bahwa dunia kita akan segera berakhir. Musim pertama acara tersebut mendapatkan rating tertinggi dalam jaringan TV tersebut pada saat itu.
LiveScience: Bagaimana Anda memulai persiapan ini?
Kara Southwick: Semua dimulai dengan penyimpanan makanan dan berkembang dari sana. Jika ada sesuatu yang terjadi, kami bisa mengurus keluarga kami. Tujuan kami adalah untuk memiliki persediaan makanan selama satu tahun. Dari sana, Anda akan mulai memikirkan tentang air.
Braxton: Dan sebuah generator. Cadangan bahan bakar. Dan seterusnya.
Kara: Juga sebuah oven tenaga matahari.
Mengapa Anda bersiap untuk kiamat secara ekstrem?
Braxton: Saya prihatin dengan peristiwa yang sedang terjadi di dunia, dan saya merupakan pria yang sangat percaya hari kiamat. Saya rasa dunia tidak akan berakhir pada 2012, namun semua yang diramalkan suku Maya membuat saya menjadi lebih yakin akan hari kiamat.
Apakah Anda berpikir dunia secara fundamental berbeda dari sebelumnya?
Braxton: Tentu saja. Lihat saja kerusuhan di seluruh Timur Tengah. Dan runtuhnya sistem keuangan di Eropa, demikian juga Amerika Serikat. Utang nasional kita mencapai $17 triliun (setara Rp164 kuadriliun) pada awal tahun. Kita semua merasa bahwa kita berada dalam wilayah yang belum dipetakan. Kita tidak membayar pajak untuk dua perang di Irak dan Afghanistan. Kita menempatkan mereka pada kartu kredit.
Apa yang paling Anda khawatirkan akan terjadi?Braxton: Kami mempersiapkan diri untuk semua skenario, tapi yang paling saya khawatirkan adalah serangan senjata biologis teroris, yaitu virus cacar. Untuk teroris, menggunakan senjata nuklir hampir mustahil. Tapi untuk mendapatkan senjata biologis relatif mudah, karena Libya, Irak dan Iran terlibat dalam perang senjata biologis.
Sebuah senjata biologis bisa membunuh banyak orang seperti halnya senjata nuklir. Hal ini juga menimbulkan ketakutan dan kepanikan, yang merupakan hal yang diinginkan para teroris dalam serangannya.
Kara: Sehingga Amerika tidak bisa balas melawan.
Braxton dan Kara Southwick dengan anak-anak mereka, (ki-ka) Braxton, Jr., Treston dan Colton, serta anak perempuan Rylee, Jayden, dan Taja. Apa yang akan Anda lakukan jika terjadi serangan seperti itu?
Braxton: Menghindari ancaman dengan menuju ke tempat persembunyian kami di hutan, dengan semua perlengkapan. Kami memiliki alat pelindung untuk seluruh keluarga jika terjadi serangan virus cacar.
Bagaimana reaksi orang ketika Anda memberitahu mereka bahwa Anda “mempersiapkan diri menghadapi kiamat?”
Braxton: Mereka melakukan ini [menatap kosong]. Mereka tidak tahu apakah aku gila atau cerdas cemerlang.
Anda termasuk yang mana?
Kara: Gila.
Braxton: Perpaduan keduanya. Istri saya mengira aku gila. Saya bilang sih seperti ini: Anda memiliki rekening tabungan dan berharap semoga Anda tidak harus menggunakannya untuk perawatan medis darurat. Kami melakukan hal yang sama, tapi dengan makanan, bahan bakar, dan batu bara yang saya kubur di halaman belakang. Juga sebuah generator. Bagi kami itu seperti uang yang disimpan di bank.
Bagaimana jika ketakutan Anda berlebihan dan tidak ada kiamat seperti itu terjadi? Apakah Anda menganggap apa yang Anda lakukan buang-buang waktu?
BS: Tidak sama sekali. Ini adalah proyek kecil kami. Beberapa orang mengumpulkan pernak-pernik dan porselen. Kami mengumpulkan makanan dan lainnya. Nantinya juga kami akan menggunakan semua makanan dan bahan bakar yang kami kumpulkan itu.
Apakah Anda merasa langkah Anda ini perlu diikuti orang lain?
Braxton: Tentu saja. Kami mengajak tetangga untuk ikut kami, ada tujuh keluarga. Mereka semua memiliki taman. Mereka menyimpan makanan dan beberapa kegiatan lain yang kami lakukan.
Kara: Tapi tidak dalam kadar yang sama.
Braxton: Benar. Tetapi jika suatu yang buruk terjadi, saya adalah pemimpinnya. Jika Anda memberikan skenario kepada saya, saya sudah merencanakannya. Saya sudah memikirkan hal ini hampir setiap hari dalam hidup saya.
Kara: Kamu terdengar seperti orang gila.
Jika sesuatu yang buruk terjadi dan Bumi sudah tidak layak huni, akankah Anda tetap ingin bertahan hidup?
Kara: Sudah sifat alami manusia untuk berjuang bertahan hidup.
Ketika Anda menemukan orang lain seperti Anda yang memiliki pandangan aneh — seperti pergeseran magnet kutub — bagaimana Anda berhubungan dengan mereka?
Braxton: Saya pikir itu lucu ketika mereka memilih hal-hal yang dangkal dan tidak masuk akal seperti itu. Ini semua tentang mempersiapkan segalanya. Jika Anda mempersiapkan diri untuk pergeseran kutub, Anda sama saja seperti bersiap untuk menghadapi badai, keruntuhan ekonomi atau senjata nuklir.
Apa yang mereka siapkan mungkin terdengar aneh, tapi mereka benar-benar siap untuk skenario hari "kiamat".
Kara: Teman-teman juga berpikir senjata virus cacar adalah hal yang aneh.
Mengapa Anda membuat acara ini?
Braxton: Karena aku ingin orang-orang belajar sesuatu. Karena aku ingin semua orang juga mempersiapkan diri mereka.
Kara: Semua orang bisa memulai dari hal yang kecil, dan mengembangkannya.
Apa pendapat Anda tentang Badai Sandy?
Braxton: Saya berharap semua orang memiliki setidaknya perlengkapan bertahan hidup untuk 72 jam di rumah mereka, serta pasokan air untuk tiga hari. Itu akan sangat membantu. Juga, dalam tas persiapan saya [sebuah tas yang dipersiapkan untuk dapat bertahan hidup selama beberapa hari "dalam peristiwa semacam kiamat”], saya memiliki lembaran panel surya yang dapat digunakan untuk mengisi baterai telepon.
Bagaimana pendapat anak-anak Anda tentang persiapan ini?
Kara: Anak laki-lakiku menyukainya, karena mereka suka berada di luar ruangan.
Braxton: [Putriku] Jayden mengatakan bahwa ia ingin mencari suami yang juga melakukan hal yang sama dengan ini. Tapi aku berkata, "Tidak untuk beberapa tahun, ya? Kau baru berusia 19 tahun."
Braxton, Anda tampaknya lebih antusias daripada Kara. Apakah kau perlu meyakinkan dia dulu agar bisa ikut acara ini?
Braxton: Tentu saja. Butuh beberapa bulan. Suatu kali dia melihat saya mengambil foto dari penyimpanan makanan kami untuk dikirim ke National Geographic dan memarahiku. Aku hanya pura-pura bahwa aku mendokumentasikan itu untuk bersenang-senang, bukan karena acara ini.
Kara: Saya tidak berbicara dengannya selama sekitar satu bulan.
Mengapa Anda akhirnya setuju?
Kara: Saya setuju karena saya pikir kita bisa mengajarkan orang lain sesuatu. Anda hanya hidup sekali.
Sumber : http://id.berita.yahoo.com/orang-yang-bersiap-siap-untuk-kiamat-buktikan-mereka-gila-sekaligus-cemerlang-20121114.html
Label:
Artikel
08.14
Polemik nama Paulus dalam kitab Tafsir "Miracle the Reference" Syaamil Al-Qur'an
Ditulis oleh Abu Jundi pada 16 November 2012 | 08.14
JAKARTA (Arrahmah.com) - "Bencana besar" sebuah kalimat yang ditulis dengan huruf kapital dikirim ke redaksi arrahmah.com,
kalimat "bencana besar" tersebut menjadi kalimat pembuka yang
menerangkan telah terjadi persoalan pada dua buah buku tafsir yang
dianggap kontra dengan Aqidah Islamiyah.
Dua buku tersebut ialah Syaamil Al-Quran, 22 in one, "MIRACLE THE REFERENCE" hal 880 yang dinilai pada bagian tafsir Ibnu Kasir tentang surat yasin ayat 13-14 menceritakan tentang seorang nabi utusan tuhan bernama "PAULUS". Serta kalimat selanjutnya tentang "Rasul-rasul utusan Isa Almasih Putera Maryam", dan dinilai seakan-akan Isa diposisikan adalah Tuhan yang mengutus Rasul-rasul. Surat tersebut menganggap ada infiltrasi ajaran Kristen.
Selain itu, pada terjemah TAFSIR IBNU KATSIR (10 jilid, harga Rp. 1.498.000,-), yang diproduksi Syaamil, buku ke 8 halaman 208, dianggap pula terdapat kalimat yang sama dan kesalahan yang sama, yaitu :
Catatan : Kalimat selanjutnya tentang "Rasul-rasul utusan Isa Almasih Putera Maryam", seakan-akan Isa adalah tuhan sehingga mampu mengutus Rasul-rasul ? PT Gramedia dan Syaamil, benarkah ini tidak disengaja ...?,Atau PT. Syaamil membawa misi Kristen ...? Buku-buku ini akan diwarisi oleh anak cucu kita, dan mereka sejak kecil akan dikenalkan dengan seorang Rasul bernama Paulus, langkah kedua akan semakin mudah bagi kristen, untuk memperkenalkan nama seorang Tuhan Yesus. Bagi yang punya akses, lakukan upaya agar penerbit menarik & merevisi buku-buku ini.Ini kewajiban kita bersama.
Klarifikasi dari Penerbit Syaamil
Redaksi kami pun menerima sebuah link klarifikasi dari redaksi penerbit Syaamil (http://syaamilquran.com/penjelasan-mengenai-miracle-reference-dan-tafsir-ibnu-katsir.html).
Penjelasan mengenai Miracle the reference dan Tafsir Ibnu Katsir
Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian umat Islam terhadap mushaf Al-Quran Miracle the Reference dan Terjemah al Misbaahul Muniir fii Tahdzib Tafsir Ibnu Katsir.
Mushaf Al Quran Miracle The Reference adalah salah satu produk terbitan Syaamil Quran dari PT Sygma Examedia Arkanleema. Produk ini adalah hasil pengembangan lanjutan dari produk sebelumnya, Al Quran The Miracle 15 in 1.
Mengapa produk hasil pengembangan ini disebut "Miracle The Reference"? Pertama, "Miracle" sendiri dimaksudkan sebagai sinonim (arti dalam bahasa Inggris) dari kata "Mukjizat", salah satu kata yang paling tepat untuk menyebut Al Quran. Kedua, "The Reference" dimaksudkan bahwa produk ini, selain berisi mushaf Al Quran, juga berisi konten-konten lain yang berfungsi menjelaskan maksud dari ayat-ayat Al Quran. Tujuan penyediaan konten-konten tersebut bukanlah menambah atau mengurangi isi Al Quran-nya sendiri, melainkan untuk memberi sarana bagi setiap pembaca Al Quran agar semakin memahami kandungan isi ayat-ayat-Nya.
Oleh sebab itu, konten-konten tersebut tentu tidak boleh sembarangan, baik dari nilainya, keshahihannya, maupun penulisannya. Dewan Redaksi dari produk ini kemudian berkeputusan untuk mengambil rujukan/referensi dari kitab-kitab atau karya para ulama yang diakui umat Islam secara jumhuri, baik dari sisi penulisnya maupun konten karyanya, serta dinilai penting oleh umat Islam. Kitab-kitab tersebut adalah: Tafsir Ath Thabari/Jami'ul Bayan At Ta'wil Al Quran (Muhammad Abu Ja'far Ibn Jarir), Tafsir Ibnu Katsir (Al Hafidz Imaduddin Ismail bin Amr Ibnu Katsir), Mu'jam I'rab Al Fadzil Quran (Syaikhul Azhar Sayyid Tantawi), Shahih Bukhari (Imam Al Bukhari), Shahih Muslim (Imam Muslim), Al Adzkar Al Muntakhabah min Kalaami Sayyidil Abrar (Imam An Nawawi), Syarah Shahih Muslim (Imam An Nawawi), Riyadushshalihin (Imam An Nawawi), Lubabunnuquul fii Asbaabinnuzuul (Imam Jalaluddin As Suyuti), Asbaabunnuzuul (Imam Al Wahidi), Misbaahul Muniir fii Tahdzib Tafsir Ibnu Katsir (Tahkik Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury), lebih dari 50 karya Harun Yahya, dan lain-lain.
Tanda Tashih, Kapasitas Para Ulama, dan Kelayakan Konten
Seluruh konten dalam Miracle the Reference telah mendapat pemeriksaan dari para pakar dalam bidang terkait, yaitu: Prof. Dr. K.H. Maman Abdurrahman, MA. (Guru Besar Syariah Universitas Islam, Bandung); Dr. H. Engkos Kosasih, Lc. (Doktor bidang Tafsir Hadits UIN Bandung); Dr. Dadang Darmawan, MA. (Doktor bidang Tafsir Hadits UIN Bandung); Drs. Abu Z Maulana Akbar Khan, M. Ag. (Direktur LPIQ MUI Jawa Barat); K.H. Amin Muchtar (Director of Hadits Institute Ibnu Hajar, Bandung); dan Ust. Muhammad Saifudin, Lc. M. Ag. (Direktur Akademik Lembaga Studi Ulumul Quran (LSUQ) Bandung, Jawa Barat. Selain itu, keseluruhan dari susunan perpaduan mushaf Al Quran dan penjelasannya ini telah mendapatkan pemeriksaan yang utuh dari tim Lajnah Pentashih Al Quran Kementerian Agama, sebuah lembaga yang mendapat kewenangan dan tanggung jawab penuh atas penilaian layak atau tidaknya sebuah produk mushaf Al Quran disebarkan di masyarakat.
Konten Tafsir Ibnu Katsir Pada Hlm. 880 (QS. Yaasin, 36: 13-14)
Dalam Miracle The Reference halaman 880 yang belum direvisi, pada box Tafsir Ibnu Katsir untuk QS. Yasin, 36: 13-14 paragraf 3, terdapat kalimat-kalimat berikut:
Allah swt. berfirman, "Kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga". Allah mengutus seorang nabi lagi untuk lebih memperkuat utusan usaha kedua nabi sebelumnya. Ibnu Juraij meriwayatkan dari Wahab bin Sulaiman dari Syu'aib al-Jubba'i, nama dua orang nabi yang pertama adalah Syam'un dan Yohanes, sedangkan Nabi ketiga Paulus…"… dst.
Pencantuman nama ketiga orang tersebut (terutama Paulus) ternyata menimbulkan opini-opini tertentu, terutama bila dikaitkan dengan keyakinan penganut Nasrani yang sekarang.
Perlu kami jelaskan bahwa kami telah melakukan REVISI untuk cetakan Miracle berikutnya (terhitung mulai cetakan Juni-Juli 2012) dengan tidak menyebutkan nama-nama dari ketiga utusan tersebut, karena banyaknya versi rujukan penyebutan nama berdasarkan berbagai sumber. Kami juga telah melakukan pengeditan ulang pada kalimat terakhir tafsir tersebut mengenai utusan Isa Al-Masih a.s. Hal ini kami lakukan untuk menghindari kontroversi dan perdebatan lebih lanjut. Hasil revisinya YANG TELAH KAMI CETAK adalah sebagai berikut:
Namun, selama proses penyebaran cetakan hasil revisi ini
berjalan, jika di antara umat Islam masih menemukan edisi lama sebelum
revisi, berikut adalah penjelasan dari kami mengenai teks dalam Miracle
the Reference, box Tafsir Ibnu Katsir halaman 880 tersebut:
Dalam beberapa referensi yang dirujuk, di antaranya: Tafsir Ibnu Katsir, Kitab Albidayah Wannihayah; Tafsir Almunir Fil 'Aqidah Wal Syari'ah, DR. Alwahbah Zuhaily; Addar Almantsur Fi Attafsir Bilmatsur, Imam Suyuthi; Tafsir Ibnu Abi Hatim; Tafsir Allubab Ibn 'Adil; Tafsir Ruhul Ma'ani 'Umdatu Al Qari Syarah Al Bukhari; dan beberapa rujukan lain dalam menafsirkan surat Yasin ayat 13 dan 14, kata yang (ditulis dalam bahasa arabnya Baulus dengan akhiran huruf sin atau baulush dengan akhiran huruf shad), diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Paulus karena huruf P (dalam huruf latin) ditulis dengan huruf Ba (dalam bahasa arab). Sebagai contoh, Pakistan menjadi Bakistan, Paris menjadi Baris (silakan merujuk buku-buku pelajaran bahasa Arab seperti Al'arabiyah Baina Yadaik karangan tim pakar bahasa Arab, cet. ketiga, Maktabah Almalik Fahd, KSA, th. 2004. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kata Baulus atau Baulush berasal dari bahasa asing yang ditulis dengan huruf Arab sehingga kalau ditulis dalam bahasa Indonesia menjadi Paulus.
Secara kaidah ilmiah, tidak ada hal yang menyalahi ketentuan yang berlaku dari penulisan kata tersebut di dalam Miracle The Reference, karena Dewan Redaksi mengambil rujukan-rujukan yang terpercaya seperti dijelaskan di atas.
Berikut ini kutipan teks asli dari kitab Ibnu Katsir yang sudah disarikan yang disebut dengan kitab Al misbah al Munir fi Tahdzib tafsir Ibnu Katsir yang menjadi salah satu rujukan langsung Miracle The Reference,
Berikut ini sebagai perbandingan dari rujukan kitab-kitab yang lain:
Rujukan Kitab Tafsir Fathul Qadir:
(Muhammad bin Ali bin Muhammad al Syaukani, fathu al Qadir, Al manshurah, Dar al Wafa, cet. Ketiga, 1426H./2005M., jilid 4, hal. 480).
Jadi, memang banyak perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai ketiga utusan itu. Ada yang menyebutnya seperti nama ketiganya demikian (Ibnu Katsir dengan mengutip riwayat Qatadah, Ibnu Jarir dari Wahab dari Ibnu Sulaiman dari Syu'aib Al Jiba'i). Ada juga yang berpendapat bahwa mereka bernama Shadiq, Shaduq, dan Shalum (Ibnu Ishaq dari Ibnu Abbas ra.). Tidak ada yang bisa memastikan yang sebenar-benarnya siapa mereka kecuali Allah. Siapa dan apa pun nama mereka, secara zahir, berdasarkan bunyi ayat 14, Al-Quran menyebut mereka sebagai utusan Allah.
Menurut Ibnu Jarir dalam Tafsir Ath Thabari, yang mengutip riwayat Qatadah, mereka adalah bagian dari kaum Hawariyyin (para pengikut Nabi Isa as. sebagaimana disebutkan dalam Al Quran). Oleh karena itu, para mufasir (di antaranya: Ibnu Katsir dengan mengutip riwayat Qatadah, Ibnu Jarir dari Wahab dari Ibnu Sulaiman dari Syu'aib Al Jiba'i, dan Imam As Suyuti) juga ada yang berpendapat bahwa ketiganya merupakan "utusan" Nabi Isa as., hal itu karena posisi ketiganya seperti Muadz bin Jabal (sahabat Rasulullah saw.) ketika "diutus" oleh Rasulullah saw. untuk berdakwah ke Yaman. Jadi yang dimaksud dengan "diutus" di sini adalah ditugaskan, diperintahkan untuk melakukan dakwah. Kata "diutus" tersebut bukan bermaksud menyamakan kedudukan Nabi Isa a.s. dengan Allah swt. Hanya Allah swt. yang berhak menjadikan seseorang sebagai nabi dan rasul.
Yang perlu digarisbawahi, siapa pun ketiga orang tersebut, termasuk apa pun namanya (Allahua'lam bimuraadih), sesungguhnya bukanlah tujuan utama yang dimaksudkan oleh Allah untuk mendapatkan perhatian umat Islam karena Al Quran sendiri tidak memberitahukannya secara gamblang siapa mereka sebenarnya. Yang harus menjadi perhatian umat Islam, adalah bagaimana spirit perjuangan dakwah mereka bertiga kepada kaum yang menentang dakwah mereka.
Selain itu secara historis, sesungguhnya sangat mungkin yang dimaksud Baulus yang ditugaskan oleh Nabi Isa berbeda dengan Paulus yang sangat ditokohkan dalam agama Nasrani sekarang. Di dalam kitab rijalul hadits, siapa pun dapat menemukan nama-nama para sahabat yang sama, tetapi orangnya berbeda. Begitu juga dalam sejarah-sejarah yang lain.
Pencantuman nama-nama tersebut di cetakan Miracle the Reference yang belum direvisi, bukan berarti membenarkan ajaran Nasrani sekarang, karena akar akidahnya sudah berbeda. Dalam Islam, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah tidak memiliki anak serta tidak diperanakkan (QS. Al-Ikhlas: 3).
"Wahai ahli kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, "(Tuhan itu) tiga," berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung. Al-Masih sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barangsiapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya." (QS. An-Nisa, 4:171-172).
Oleh karena itu, karena nama mereka bukanlah tujuan utama yang dimaksudkan oleh Allah untuk mendapatkan perhatian umat Islam, juga karena sangat menghargai masukan yang disampaikan oleh sejumlah kalangan, maka Dewan Redaksi memutuskan untuk melakukan revisi atas konten tersebut. Tujuan paling utama dari hal ini adalah untuk menjaga kepentingan ukhuwah yang lebih besar dan menghindari perdebatan tanpa ilmu yang akan menjerumuskan.
Ini menjadi salah satu pelajaran utama bagi para pembelajar yang senang mempelajari Al Quran melalui Miracle The Reference. Tentu hal ini menjadi hikmah tersendiri karena Miracle The Reference telah menjadi referensi pembelajaran Al Quran untuk para pembelajar Islam.
Revisi Dan Pengeditan Ulang Pada Paket Buku Tafsir Ibnu Katsir, Buku Ke-8 hal. 208.
Pada hari Selasa, 25/09/12, redaksi Syaamil Books mendapat brodcast blackberry messenger (BBM) "DUA BUKU TAFSIR TERBITAN GRAMEDIA BERMASALAH".
Berikut adalah klarifikasi atas isi BBM tersebut:
Kami berterima kasih pula pada semua pihak yang telah membantu, termasuk para Ustadz, Ulama dan rekan-rekan muslim yang tetap memandang hal ini secara positif dan mendukung upaya-upaya informasi yang kami lakukan. Kita semua bersaudara, dan memiliki niatan baik untuk mendapat ridha Allah SWT.
Selesai kutipan. Wassalamualaikum Wr. Wb.
(bilal/arrahmah.com)
Sumber : http://arrahmah.com/read/2012/10/08/23793-polemik-nama-paulus-dalam-kitab-tafsir-miracle-the-reference-syaamil-al-quran.html#
Dua buku tersebut ialah Syaamil Al-Quran, 22 in one, "MIRACLE THE REFERENCE" hal 880 yang dinilai pada bagian tafsir Ibnu Kasir tentang surat yasin ayat 13-14 menceritakan tentang seorang nabi utusan tuhan bernama "PAULUS". Serta kalimat selanjutnya tentang "Rasul-rasul utusan Isa Almasih Putera Maryam", dan dinilai seakan-akan Isa diposisikan adalah Tuhan yang mengutus Rasul-rasul. Surat tersebut menganggap ada infiltrasi ajaran Kristen.
Selain itu, pada terjemah TAFSIR IBNU KATSIR (10 jilid, harga Rp. 1.498.000,-), yang diproduksi Syaamil, buku ke 8 halaman 208, dianggap pula terdapat kalimat yang sama dan kesalahan yang sama, yaitu :
-
Tentang Seorang nabi utusan tuhan bernama "PAULUS" .
-
Kalimat yang berbunyi, "Rasul-rasul yang diutus oleh Isa Almasih Putera Maryam"
Catatan : Kalimat selanjutnya tentang "Rasul-rasul utusan Isa Almasih Putera Maryam", seakan-akan Isa adalah tuhan sehingga mampu mengutus Rasul-rasul ? PT Gramedia dan Syaamil, benarkah ini tidak disengaja ...?,Atau PT. Syaamil membawa misi Kristen ...? Buku-buku ini akan diwarisi oleh anak cucu kita, dan mereka sejak kecil akan dikenalkan dengan seorang Rasul bernama Paulus, langkah kedua akan semakin mudah bagi kristen, untuk memperkenalkan nama seorang Tuhan Yesus. Bagi yang punya akses, lakukan upaya agar penerbit menarik & merevisi buku-buku ini.Ini kewajiban kita bersama.
Klarifikasi dari Penerbit Syaamil
Redaksi kami pun menerima sebuah link klarifikasi dari redaksi penerbit Syaamil (http://syaamilquran.com/penjelasan-mengenai-miracle-reference-dan-tafsir-ibnu-katsir.html).
Penjelasan mengenai Miracle the reference dan Tafsir Ibnu Katsir
Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian umat Islam terhadap mushaf Al-Quran Miracle the Reference dan Terjemah al Misbaahul Muniir fii Tahdzib Tafsir Ibnu Katsir.
Mushaf Al Quran Miracle The Reference adalah salah satu produk terbitan Syaamil Quran dari PT Sygma Examedia Arkanleema. Produk ini adalah hasil pengembangan lanjutan dari produk sebelumnya, Al Quran The Miracle 15 in 1.
Mengapa produk hasil pengembangan ini disebut "Miracle The Reference"? Pertama, "Miracle" sendiri dimaksudkan sebagai sinonim (arti dalam bahasa Inggris) dari kata "Mukjizat", salah satu kata yang paling tepat untuk menyebut Al Quran. Kedua, "The Reference" dimaksudkan bahwa produk ini, selain berisi mushaf Al Quran, juga berisi konten-konten lain yang berfungsi menjelaskan maksud dari ayat-ayat Al Quran. Tujuan penyediaan konten-konten tersebut bukanlah menambah atau mengurangi isi Al Quran-nya sendiri, melainkan untuk memberi sarana bagi setiap pembaca Al Quran agar semakin memahami kandungan isi ayat-ayat-Nya.
Oleh sebab itu, konten-konten tersebut tentu tidak boleh sembarangan, baik dari nilainya, keshahihannya, maupun penulisannya. Dewan Redaksi dari produk ini kemudian berkeputusan untuk mengambil rujukan/referensi dari kitab-kitab atau karya para ulama yang diakui umat Islam secara jumhuri, baik dari sisi penulisnya maupun konten karyanya, serta dinilai penting oleh umat Islam. Kitab-kitab tersebut adalah: Tafsir Ath Thabari/Jami'ul Bayan At Ta'wil Al Quran (Muhammad Abu Ja'far Ibn Jarir), Tafsir Ibnu Katsir (Al Hafidz Imaduddin Ismail bin Amr Ibnu Katsir), Mu'jam I'rab Al Fadzil Quran (Syaikhul Azhar Sayyid Tantawi), Shahih Bukhari (Imam Al Bukhari), Shahih Muslim (Imam Muslim), Al Adzkar Al Muntakhabah min Kalaami Sayyidil Abrar (Imam An Nawawi), Syarah Shahih Muslim (Imam An Nawawi), Riyadushshalihin (Imam An Nawawi), Lubabunnuquul fii Asbaabinnuzuul (Imam Jalaluddin As Suyuti), Asbaabunnuzuul (Imam Al Wahidi), Misbaahul Muniir fii Tahdzib Tafsir Ibnu Katsir (Tahkik Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfury), lebih dari 50 karya Harun Yahya, dan lain-lain.
Tanda Tashih, Kapasitas Para Ulama, dan Kelayakan Konten
Seluruh konten dalam Miracle the Reference telah mendapat pemeriksaan dari para pakar dalam bidang terkait, yaitu: Prof. Dr. K.H. Maman Abdurrahman, MA. (Guru Besar Syariah Universitas Islam, Bandung); Dr. H. Engkos Kosasih, Lc. (Doktor bidang Tafsir Hadits UIN Bandung); Dr. Dadang Darmawan, MA. (Doktor bidang Tafsir Hadits UIN Bandung); Drs. Abu Z Maulana Akbar Khan, M. Ag. (Direktur LPIQ MUI Jawa Barat); K.H. Amin Muchtar (Director of Hadits Institute Ibnu Hajar, Bandung); dan Ust. Muhammad Saifudin, Lc. M. Ag. (Direktur Akademik Lembaga Studi Ulumul Quran (LSUQ) Bandung, Jawa Barat. Selain itu, keseluruhan dari susunan perpaduan mushaf Al Quran dan penjelasannya ini telah mendapatkan pemeriksaan yang utuh dari tim Lajnah Pentashih Al Quran Kementerian Agama, sebuah lembaga yang mendapat kewenangan dan tanggung jawab penuh atas penilaian layak atau tidaknya sebuah produk mushaf Al Quran disebarkan di masyarakat.
Konten Tafsir Ibnu Katsir Pada Hlm. 880 (QS. Yaasin, 36: 13-14)
Dalam Miracle The Reference halaman 880 yang belum direvisi, pada box Tafsir Ibnu Katsir untuk QS. Yasin, 36: 13-14 paragraf 3, terdapat kalimat-kalimat berikut:
Allah swt. berfirman, "Kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga". Allah mengutus seorang nabi lagi untuk lebih memperkuat utusan usaha kedua nabi sebelumnya. Ibnu Juraij meriwayatkan dari Wahab bin Sulaiman dari Syu'aib al-Jubba'i, nama dua orang nabi yang pertama adalah Syam'un dan Yohanes, sedangkan Nabi ketiga Paulus…"… dst.
Pencantuman nama ketiga orang tersebut (terutama Paulus) ternyata menimbulkan opini-opini tertentu, terutama bila dikaitkan dengan keyakinan penganut Nasrani yang sekarang.
Perlu kami jelaskan bahwa kami telah melakukan REVISI untuk cetakan Miracle berikutnya (terhitung mulai cetakan Juni-Juli 2012) dengan tidak menyebutkan nama-nama dari ketiga utusan tersebut, karena banyaknya versi rujukan penyebutan nama berdasarkan berbagai sumber. Kami juga telah melakukan pengeditan ulang pada kalimat terakhir tafsir tersebut mengenai utusan Isa Al-Masih a.s. Hal ini kami lakukan untuk menghindari kontroversi dan perdebatan lebih lanjut. Hasil revisinya YANG TELAH KAMI CETAK adalah sebagai berikut:

Dalam beberapa referensi yang dirujuk, di antaranya: Tafsir Ibnu Katsir, Kitab Albidayah Wannihayah; Tafsir Almunir Fil 'Aqidah Wal Syari'ah, DR. Alwahbah Zuhaily; Addar Almantsur Fi Attafsir Bilmatsur, Imam Suyuthi; Tafsir Ibnu Abi Hatim; Tafsir Allubab Ibn 'Adil; Tafsir Ruhul Ma'ani 'Umdatu Al Qari Syarah Al Bukhari; dan beberapa rujukan lain dalam menafsirkan surat Yasin ayat 13 dan 14, kata yang (ditulis dalam bahasa arabnya Baulus dengan akhiran huruf sin atau baulush dengan akhiran huruf shad), diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Paulus karena huruf P (dalam huruf latin) ditulis dengan huruf Ba (dalam bahasa arab). Sebagai contoh, Pakistan menjadi Bakistan, Paris menjadi Baris (silakan merujuk buku-buku pelajaran bahasa Arab seperti Al'arabiyah Baina Yadaik karangan tim pakar bahasa Arab, cet. ketiga, Maktabah Almalik Fahd, KSA, th. 2004. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kata Baulus atau Baulush berasal dari bahasa asing yang ditulis dengan huruf Arab sehingga kalau ditulis dalam bahasa Indonesia menjadi Paulus.
Secara kaidah ilmiah, tidak ada hal yang menyalahi ketentuan yang berlaku dari penulisan kata tersebut di dalam Miracle The Reference, karena Dewan Redaksi mengambil rujukan-rujukan yang terpercaya seperti dijelaskan di atas.
Berikut ini kutipan teks asli dari kitab Ibnu Katsir yang sudah disarikan yang disebut dengan kitab Al misbah al Munir fi Tahdzib tafsir Ibnu Katsir yang menjadi salah satu rujukan langsung Miracle The Reference,
قال ابن جُرَيْج، عن وهب بن سليمان، عن شعيب الجبائي قال: كان اسم الرسولين الأولين شمعون ويوحنا، واسم الثالث بولس …
Ibnu Juraij berkata, dari Wahb bin Sulaiman, dari Syu'aib Al Jabbai
berkata, bahwasannya nama dua orang utusan yang pertama adalah Syam'un, Yuhana, dan nama utusan yang ketiga, Baulus...
(جماعة من العلماء
بإشراف الشيخ صفيّ الرحمن المباركفورى، المصباح المنير فى تهذيب تفسير ابن
كثير، الرياض، دار السلام للنشر و التوزيع، الطبعة الأولى، 1420هــ/1999م،
ص.903.)
(Tim pakar ulama di bawah pengarahan Syaikh Shafiyu al Rahman al Mubarakfuri, al Misbah al Munir fi tahdzib tafsir ibn katsir, Riyadh, Daar as salam linnasyr wa tauzi', cet. Pertama, 1420H./1999M., hal.903)Berikut ini sebagai perbandingan dari rujukan kitab-kitab yang lain:
Rujukan Kitab Tafsir Fathul Qadir:
في قوله : {إذ أرسلنا إليهم اثنين
فكذبوهما فعززنا بثالث فقالوا إنا إليكم مرسلون قالوا ما أنتم إلا بشر
مثلنا وما أنزل الرحمن من شيء إن أنتم إلا تكذبون قالوا ربنا يعلم إنا
إليكم لمرسلون} ، قيل : واسم الاثنين يوحنا ، وشمعون . وقيل : أسماء
الثلاثة : صادق ، ومصدوق ، وشلوم قاله ابن جرير ، وغيره . وقيل : سمعان ،
ويحيى ، وبولس
Dalam firman Allah ta'ala, yang artinya, (yaitu) ketika Kami
mengutus kepada mereka dua orang utusan, lalu mereka mendustakan
keduanya; kemudian Kami kuatkan dengan (utusan) yang ketiga, maka ketiga
utusan itu berkata: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang di utus
kepadamu." Dikatakan bahwa nama dua orang utusan tersebut adalah Yuhana, Syam'un. Dan sebagian pendapat dikatakan, nama ketiga orang utusan tersebut adalah, Shadiq, Mashduq dan Syalum, demikian pendapat Ibnu Jarir dan yang lainnya. Dikatakan dlm pendapat lain, Yam'an, Yahya dan Bulis.(Muhammad bin Ali bin Muhammad al Syaukani, fathu al Qadir, Al manshurah, Dar al Wafa, cet. Ketiga, 1426H./2005M., jilid 4, hal. 480).
Jadi, memang banyak perbedaan pendapat di kalangan para ulama mengenai ketiga utusan itu. Ada yang menyebutnya seperti nama ketiganya demikian (Ibnu Katsir dengan mengutip riwayat Qatadah, Ibnu Jarir dari Wahab dari Ibnu Sulaiman dari Syu'aib Al Jiba'i). Ada juga yang berpendapat bahwa mereka bernama Shadiq, Shaduq, dan Shalum (Ibnu Ishaq dari Ibnu Abbas ra.). Tidak ada yang bisa memastikan yang sebenar-benarnya siapa mereka kecuali Allah. Siapa dan apa pun nama mereka, secara zahir, berdasarkan bunyi ayat 14, Al-Quran menyebut mereka sebagai utusan Allah.
Menurut Ibnu Jarir dalam Tafsir Ath Thabari, yang mengutip riwayat Qatadah, mereka adalah bagian dari kaum Hawariyyin (para pengikut Nabi Isa as. sebagaimana disebutkan dalam Al Quran). Oleh karena itu, para mufasir (di antaranya: Ibnu Katsir dengan mengutip riwayat Qatadah, Ibnu Jarir dari Wahab dari Ibnu Sulaiman dari Syu'aib Al Jiba'i, dan Imam As Suyuti) juga ada yang berpendapat bahwa ketiganya merupakan "utusan" Nabi Isa as., hal itu karena posisi ketiganya seperti Muadz bin Jabal (sahabat Rasulullah saw.) ketika "diutus" oleh Rasulullah saw. untuk berdakwah ke Yaman. Jadi yang dimaksud dengan "diutus" di sini adalah ditugaskan, diperintahkan untuk melakukan dakwah. Kata "diutus" tersebut bukan bermaksud menyamakan kedudukan Nabi Isa a.s. dengan Allah swt. Hanya Allah swt. yang berhak menjadikan seseorang sebagai nabi dan rasul.
Yang perlu digarisbawahi, siapa pun ketiga orang tersebut, termasuk apa pun namanya (Allahua'lam bimuraadih), sesungguhnya bukanlah tujuan utama yang dimaksudkan oleh Allah untuk mendapatkan perhatian umat Islam karena Al Quran sendiri tidak memberitahukannya secara gamblang siapa mereka sebenarnya. Yang harus menjadi perhatian umat Islam, adalah bagaimana spirit perjuangan dakwah mereka bertiga kepada kaum yang menentang dakwah mereka.
Selain itu secara historis, sesungguhnya sangat mungkin yang dimaksud Baulus yang ditugaskan oleh Nabi Isa berbeda dengan Paulus yang sangat ditokohkan dalam agama Nasrani sekarang. Di dalam kitab rijalul hadits, siapa pun dapat menemukan nama-nama para sahabat yang sama, tetapi orangnya berbeda. Begitu juga dalam sejarah-sejarah yang lain.
Pencantuman nama-nama tersebut di cetakan Miracle the Reference yang belum direvisi, bukan berarti membenarkan ajaran Nasrani sekarang, karena akar akidahnya sudah berbeda. Dalam Islam, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah tidak memiliki anak serta tidak diperanakkan (QS. Al-Ikhlas: 3).
"Wahai ahli kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam, dan (dengan tiupan) ruh dari-Nya. Maka, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, "(Tuhan itu) tiga," berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung. Al-Masih sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu pula para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barangsiapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya." (QS. An-Nisa, 4:171-172).
Oleh karena itu, karena nama mereka bukanlah tujuan utama yang dimaksudkan oleh Allah untuk mendapatkan perhatian umat Islam, juga karena sangat menghargai masukan yang disampaikan oleh sejumlah kalangan, maka Dewan Redaksi memutuskan untuk melakukan revisi atas konten tersebut. Tujuan paling utama dari hal ini adalah untuk menjaga kepentingan ukhuwah yang lebih besar dan menghindari perdebatan tanpa ilmu yang akan menjerumuskan.
Ini menjadi salah satu pelajaran utama bagi para pembelajar yang senang mempelajari Al Quran melalui Miracle The Reference. Tentu hal ini menjadi hikmah tersendiri karena Miracle The Reference telah menjadi referensi pembelajaran Al Quran untuk para pembelajar Islam.
Revisi Dan Pengeditan Ulang Pada Paket Buku Tafsir Ibnu Katsir, Buku Ke-8 hal. 208.
Pada hari Selasa, 25/09/12, redaksi Syaamil Books mendapat brodcast blackberry messenger (BBM) "DUA BUKU TAFSIR TERBITAN GRAMEDIA BERMASALAH".

-
Produk yang dimaksud "Miracle The Reference", dan terjemah "Misbaahul
Muniir fii Tahdziib Tafsir Ibnu Katsir", adalah terbitan Syaamil Quran,
sama sekali bukan terbitan Gramedia. Dalam kemasannya pun sama sekali
tidak tertera tulisan Gramedia. Gramedia hanyalah partner Syaamil Quran
dalam disritibusinya. Gramedia menjualkan produk-produk Al-Quran
terbitan Syaamil Quran, juga Quran dari penerbit-penerbit lainnya.
-
Syaamil Al-Quran sebagai penerbit, telah menuliskan tulisan, gagasan,
idea, dan pemikiran Imam Ibnu Katsir Rahimahullah sebagai penulis
"Misbaahul Muniir fii Tahdziib Tafsir Ibnu Katsiir" (Paket Lengkap
Tafsir Ibnu Katsir) dan menyampaikannya kepada publik. Pada tafsir surat
Yaasin: 13-14 (halaman 208), kitab tafsir tersebut memang menyampaikan
tentang seorang nabi utusan Tuhan bernama "Paulus" (ditulis dalam bahasa
Arab : "BAULUS atau BULISH" yang diartikan ke dalam bahasa Indonesia
menjadi "PAULUS"). Ada pula kalimat "rasul-rasul utusan Isa putera
Maryam". Penjelasan mengenai "Paulus" telah dijelaskan di atas.
Sementara, kata 'rasul-rasul' yang dimaksud di sana bukan rasul bermakna
"Rasulullah", namun utusan biasa (dalam bahasa Arab, "rasul" artinya
"utusan" dalam bahasa Indonesia). Hal ini juga telah dijelaskan di
atas.
-
Berikut adalah naskah asli Tafsir Ibnu Katsir yang menyebutkan tentang "Baulus"
-
Untuk tetap menjaga ukhuwah, redaksi Syaamil Quran SUDAH melakukan
penyesuaian pada produk Miracle The Reference 22 in 1 cetakan baru dan
Syaamil Books SEDANG melakukan hal yang sama untuk "Misbaahul Muniir
fii Tahdziib Tafsir Ibnu Katsiir", atau Paket Lengkap Tafsir Ibnu
Katsir.
-
Syaamil sebagai penerbit buku-buku agama Islam dan Al-Quran, sama
sekali tidak mendapat titipan misi apa pun dari siapa pun. Syaamil Quran
konsisten dengan upayanya mendakwahkan Al-Quran, tanpa intervensi dari
pihak manapun, apalagi kalangan non-Islam.
-
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
redaksi.syaamilquran@gmail.com atau kantor redaksi di Jl. Babakan Sari 1
No. 71 Kiaracondong – Bandung, telp. 022-7208298.
Kami berterima kasih pula pada semua pihak yang telah membantu, termasuk para Ustadz, Ulama dan rekan-rekan muslim yang tetap memandang hal ini secara positif dan mendukung upaya-upaya informasi yang kami lakukan. Kita semua bersaudara, dan memiliki niatan baik untuk mendapat ridha Allah SWT.
Selesai kutipan. Wassalamualaikum Wr. Wb.
(bilal/arrahmah.com)
Sumber : http://arrahmah.com/read/2012/10/08/23793-polemik-nama-paulus-dalam-kitab-tafsir-miracle-the-reference-syaamil-al-quran.html#
Label:
Artikel
16.58
Hikmah Hijrah (Hikmah 1 Muharram)
Ditulis oleh admin pada 14 November 2012 | 16.58
“Hendaklah setiap diri memperhatikan (melakukan introspeksi) tentang
apa-apa yang telah diperbuatnya untuk menghadapi hari esok (alam
akhirat),”.(QS Al Hasyr:18).
SETIAP tanggal 1 Muharram umat Islam di seluruh dunia memperingati tahu baru Hijriyah, yaitu awal tahun penanggalan Islam. Hijrah sebagai peristiwa monumental dalam sejarah Islam dijadikan momentum awal perhitungan Tahun Hijriyah.
Munculnya gagasan menjadikan “hijrah” sebagai permulaan tahun Islam muncul di zaman pemerintahan khalifah Umar bin Khathab ra. Hal ini didasarkan atas pertimbangan perlunya menentukan perhitungan tahun Islam secara mandiri. Gagasan dilontarkan oleh Ali bin Abi Thalib ra yang kemudian disepakati para sahabat.
Kemudian Khalifah Umar pun menetapkan hijrah sebagai permulaan tahun Islam. Ia menjadikan penanggalan itu sebagai jaman baru pengembangan Islam, karena penanggalan itu mengandung makna spiritual dan nilai historis yang amat tinggi harganya bagi agama dan umat Islam, yaitu saat umat Islam meninggalkan Makkah menuju Yatsrib (Madinah).
Hitungan tahun hijriah didasarkan pada perhitungan awal pemunculan cahaya bulan atau Qomariyah, hitungannya dimulai saat terbenamnya matahari pada akhir hari sebelum 1 Muharam.
Nama-nama bulan dalam satu tahun antara lain: Muharam (bulan yang disucikan), Safar (bulan yang dikosongkan), Rabial-Awwal (musim semi pertama), Jumad Al-Sani (musim semi kedua), Rajab (bulan pujian), Syaban (bulan pembagian), Ramadhan (bulan yang amat panas), Syawal (bulan berburu), Zul- Qaidah (bulan beristirahat), dan Zul Hijjah (bulan ziarah).
Sistem penanggalan Islam itu tidak mengambil nama ‘Tahun Muhammad’ atau ‘Tahun Umar’. Artinya, tidak mengandung unsur pemujaan seseorang atau penonjolan personifikasi, tetapi diambil dari peristiwa yang menjadi titik balik sejarah perjuangan pada masa awal penyebaran agama Islam.
Hijrah dalam bahasa arab biasa dimaknai dengan “berpindah dari suatu ke tempat lain” atau “meninggalkan suatu perbuatan”, dapat di pahami menjadi hijrah lahiriyah dan hijrah maknawiyah.
Pertama, hijrah lahiriyah bermakna pindah dari suatu tempat ke tempat yang lebih baik, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dunia dan akhirat. Kedua, hijrah maknawi. Yaitu meninggalkan suatu perbuatan yang dilarang Allah Swt, sebagaimana dikuatkan oleh sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Orang yang berhijrah itu ialah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah SWT.
Hijrah maknawiyah ini merupakan kewajiban setiap orang beriman kapan dan di mana saja ia berada.
Selain Umar, orang yang berjasa dalam penanggalan Tahun Hijriyah adalah Ali bin Abi Thalib. Dialah yang mencetuskan pemikiran agar penanggalan Islam dimulai penghitungannya
Hijrah merupakan strategi yang hendak dicapai menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah adalah momentum perjalanan dan perjuangan menuju cita-cita luhur membentuk tatanan masyarakat madani, yang diawali dengan eratnya jalinan solidaritas sesama muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar, dan pada akhirnya melebur dalam suatu entitas masyarakat yang pluralis lintas agama dan hidup berdampingan dengan harmonis.
Dari situlah mengapa konsep dan hikmah hijrah perlu dikaji ulang dan diamalkan oleh umat beragama dan masyarakat. Setiap pergantian waktu, hari demi hari hingga tahun demi tahun, biasanya memunculkan harapan baru akan keadaan yang lebih baik, hari-hari yang kita lalui hendaknya selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya.
Dengan kata lain, peristiwa hijrah mengajarkan kita agar menjadi lebih baik dari hari ke hari. Hadist Rasulullah yang sangat populer menyatakan, “Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi, dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang celaka”.
Pada awal tahun baru hijriyah ini, kita bisa merancang hidup agar lebih baik dengan hijrah, yakni mengubah perilaku buruk menjadi baik.
Menurut Quraish Shihab, salah satu renungan itu adalah merefleksikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Hijrahnya Nabi SAW adalah bentuk optimisme dan hijrah mengandung nilai dan peradaban. Ketika Nabi SAW hijrah menuju kota yang disebut Yastrib, jelasnya, beliau lantas merubah nama kotanya menjadi Madinah, disitulah Nabi memulai sebuah peradaban baru dan nilai-nilai baru yang ditanamkan, yang kini populer kita kenal sebagai masyarakat madani.
Sikap optimisme yang ditunjukkan Nabi SAW penting untuk dijadikan pembelajaran ketika kita menghadapi krisis seperti yang terjadi saat ini. Disamping itu, kebersamaan juga merupakan salah satu kunci keberhasilan mencapai perubahan.
Hal itu dibuktikan Nabi SAW yang saat itu bersama Abu Bakar sedang dikejar-kejar kaum Qurais, lantas bersembunyi di dalam gua. kemudian, Abu Bakar merasa khawatir terhadap keselamatan Nabi, dan Nabi mengatakan,” Wahai, Abu Bakar janganlah takut karena Allah bersama kita.”
Berbeda ketika zaman Nabi Musa AS, yang saat itu juga sedang melaksanakan hijrah. Pada suatu saat dimana kaum Firaun mengejar-ngejar beliau dan kaumnya, Nabi Musa pun berkata,” Wahai kaumku, janganlah takut karena Tuhan Bersamaku.”. Itulah bentuk kebersamaan yang diajarkan Rasulullah terhadap umatnya dalam peristiwa hijrah.
Selain itu, hijrah juga mengajarkan kepada kita tentang perlunya perencanaan yang matang, kerja keras dan kebersamaan untuk mencapai sebuah tujuan. Sebagaimana yang telah dilakukan kaum muslimin ketika hijrah ke madinah.
Peristiwa hijrah Rasulullah memang telah berlalu selama 1431 tahun. Tetapi makna dan spirit hijrah harus tetap tertanam dalam hati dan jiwa kaum muslimin. Kaum muslimin harus “berhijrah” dengan meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah menuju kepada ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:”Orang yang berhijrah adalah yang (meninggalkan) apa-apa yang dilarang oleh Allah SWT”. (HR Bukhori).
Sumber : http://www.sarahsmart.co.cc/hikmah-hijrah-hikmah-1-muharram/
SETIAP tanggal 1 Muharram umat Islam di seluruh dunia memperingati tahu baru Hijriyah, yaitu awal tahun penanggalan Islam. Hijrah sebagai peristiwa monumental dalam sejarah Islam dijadikan momentum awal perhitungan Tahun Hijriyah.
Munculnya gagasan menjadikan “hijrah” sebagai permulaan tahun Islam muncul di zaman pemerintahan khalifah Umar bin Khathab ra. Hal ini didasarkan atas pertimbangan perlunya menentukan perhitungan tahun Islam secara mandiri. Gagasan dilontarkan oleh Ali bin Abi Thalib ra yang kemudian disepakati para sahabat.
Kemudian Khalifah Umar pun menetapkan hijrah sebagai permulaan tahun Islam. Ia menjadikan penanggalan itu sebagai jaman baru pengembangan Islam, karena penanggalan itu mengandung makna spiritual dan nilai historis yang amat tinggi harganya bagi agama dan umat Islam, yaitu saat umat Islam meninggalkan Makkah menuju Yatsrib (Madinah).
Hitungan tahun hijriah didasarkan pada perhitungan awal pemunculan cahaya bulan atau Qomariyah, hitungannya dimulai saat terbenamnya matahari pada akhir hari sebelum 1 Muharam.
Nama-nama bulan dalam satu tahun antara lain: Muharam (bulan yang disucikan), Safar (bulan yang dikosongkan), Rabial-Awwal (musim semi pertama), Jumad Al-Sani (musim semi kedua), Rajab (bulan pujian), Syaban (bulan pembagian), Ramadhan (bulan yang amat panas), Syawal (bulan berburu), Zul- Qaidah (bulan beristirahat), dan Zul Hijjah (bulan ziarah).
Sistem penanggalan Islam itu tidak mengambil nama ‘Tahun Muhammad’ atau ‘Tahun Umar’. Artinya, tidak mengandung unsur pemujaan seseorang atau penonjolan personifikasi, tetapi diambil dari peristiwa yang menjadi titik balik sejarah perjuangan pada masa awal penyebaran agama Islam.
Hijrah dalam bahasa arab biasa dimaknai dengan “berpindah dari suatu ke tempat lain” atau “meninggalkan suatu perbuatan”, dapat di pahami menjadi hijrah lahiriyah dan hijrah maknawiyah.
Pertama, hijrah lahiriyah bermakna pindah dari suatu tempat ke tempat yang lebih baik, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dunia dan akhirat. Kedua, hijrah maknawi. Yaitu meninggalkan suatu perbuatan yang dilarang Allah Swt, sebagaimana dikuatkan oleh sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari.
Orang yang berhijrah itu ialah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah SWT.
Hijrah maknawiyah ini merupakan kewajiban setiap orang beriman kapan dan di mana saja ia berada.
Selain Umar, orang yang berjasa dalam penanggalan Tahun Hijriyah adalah Ali bin Abi Thalib. Dialah yang mencetuskan pemikiran agar penanggalan Islam dimulai penghitungannya
Hijrah merupakan strategi yang hendak dicapai menuju kehidupan yang lebih baik. Hijrah adalah momentum perjalanan dan perjuangan menuju cita-cita luhur membentuk tatanan masyarakat madani, yang diawali dengan eratnya jalinan solidaritas sesama muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar, dan pada akhirnya melebur dalam suatu entitas masyarakat yang pluralis lintas agama dan hidup berdampingan dengan harmonis.
Dari situlah mengapa konsep dan hikmah hijrah perlu dikaji ulang dan diamalkan oleh umat beragama dan masyarakat. Setiap pergantian waktu, hari demi hari hingga tahun demi tahun, biasanya memunculkan harapan baru akan keadaan yang lebih baik, hari-hari yang kita lalui hendaknya selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya.
Dengan kata lain, peristiwa hijrah mengajarkan kita agar menjadi lebih baik dari hari ke hari. Hadist Rasulullah yang sangat populer menyatakan, “Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari kemarin, adalah orang yang beruntung. Bila hari ini sama dengan kemarin, berarti orang merugi, dan jika hari ini lebih jelek dari kemarin, adalah orang celaka”.
Pada awal tahun baru hijriyah ini, kita bisa merancang hidup agar lebih baik dengan hijrah, yakni mengubah perilaku buruk menjadi baik.
Menurut Quraish Shihab, salah satu renungan itu adalah merefleksikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Hijrahnya Nabi SAW adalah bentuk optimisme dan hijrah mengandung nilai dan peradaban. Ketika Nabi SAW hijrah menuju kota yang disebut Yastrib, jelasnya, beliau lantas merubah nama kotanya menjadi Madinah, disitulah Nabi memulai sebuah peradaban baru dan nilai-nilai baru yang ditanamkan, yang kini populer kita kenal sebagai masyarakat madani.
Sikap optimisme yang ditunjukkan Nabi SAW penting untuk dijadikan pembelajaran ketika kita menghadapi krisis seperti yang terjadi saat ini. Disamping itu, kebersamaan juga merupakan salah satu kunci keberhasilan mencapai perubahan.
Hal itu dibuktikan Nabi SAW yang saat itu bersama Abu Bakar sedang dikejar-kejar kaum Qurais, lantas bersembunyi di dalam gua. kemudian, Abu Bakar merasa khawatir terhadap keselamatan Nabi, dan Nabi mengatakan,” Wahai, Abu Bakar janganlah takut karena Allah bersama kita.”
Berbeda ketika zaman Nabi Musa AS, yang saat itu juga sedang melaksanakan hijrah. Pada suatu saat dimana kaum Firaun mengejar-ngejar beliau dan kaumnya, Nabi Musa pun berkata,” Wahai kaumku, janganlah takut karena Tuhan Bersamaku.”. Itulah bentuk kebersamaan yang diajarkan Rasulullah terhadap umatnya dalam peristiwa hijrah.
Selain itu, hijrah juga mengajarkan kepada kita tentang perlunya perencanaan yang matang, kerja keras dan kebersamaan untuk mencapai sebuah tujuan. Sebagaimana yang telah dilakukan kaum muslimin ketika hijrah ke madinah.
Peristiwa hijrah Rasulullah memang telah berlalu selama 1431 tahun. Tetapi makna dan spirit hijrah harus tetap tertanam dalam hati dan jiwa kaum muslimin. Kaum muslimin harus “berhijrah” dengan meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah menuju kepada ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:”Orang yang berhijrah adalah yang (meninggalkan) apa-apa yang dilarang oleh Allah SWT”. (HR Bukhori).
Sumber : http://www.sarahsmart.co.cc/hikmah-hijrah-hikmah-1-muharram/
Label:
Artikel
02.46
Sumber : http://www.koranjitu.com/lifestyle/tips-tips/tips-tips%20seputar%20pekerjaan/detail_berita.php?ID=7517
Kata-kata yang Tidak Boleh Dikatakan pada Anak
Ditulis oleh Abu Jundi pada 4 November 2012 | 02.46
Menjadi orang tua memang bukanlah perkara yang mudah. Banyak hal yang
harus dijaga dan dipertimbangkan agar tidak memberikan pengaruh buruk
buat anak. Termasuk kata-kata yang diucapkan pada anak. Seringkali orang
tua berucap mengenai hal yang tak seharusnya ia ungkapkan kepada
anaknya. Sedang sibuk, bertengkar dengan suami atau istri, dan banyak
hutang adalah beberapa keadaan yang biasanya melatarbelakangi hal
tersebut. Dikutip dari Wolipop, berikut adalah beberapa hal yang
sebaiknya tidak diucapkan orangtua kepada anaknya :
Pergi! Mama ingin sendiri dulu!
Suzette Haden Elgin, Ph.D., pendiri Ozark Center for Language Studies
mengatakan bahwa jika para orang tua mengucapkan ini, anak-anak akan
berpikir tidak ada gunanya untuk berusaha berbicara kepada orang tuanya
karena mereka selalu diusir.
Saran :
Akan lebih baik kalau anda mengatakan “Nak, ada yang harus ibu
selesaikan dulu, jad ibu ingin kamu menggambar dulu sendiri ya beberapa
menit. Kalau ibu sudah selesai, ibu akan menyusul.”
Kamu itu...!
Menghakimi anak adalah jalan pintas untuk mengubah mereka. Jika orang
tua mengatakan “Kamu itu memang pemalas, “, maka secara tidak langsung
mereka akan ikut melabeli dan menganggap dirinya memang pemalas,
parahnya mereka yakin bahwa hal tersebut tidak dapat diubah.
Saran :
Jika ingin mengubah tingkah anak, lebih baik katakan secara jelas dan
spesifik mengenai apa yang sebaiknya mereka lakukan dan apa yang
sebaiknya tidak mereka lakukan. Jangan pernah sekalipun menghakimi
mereka.
Jangan menangis!
“Jangan sedih!” atau “Jangan seperti anak kecil!” merupakan variasi
lain dari kalimat di atas. Perlu diketahui, anak-anak belum bisa
menyalurkan emosinya melalui kata-kata. Mereka tertawa ketika senang,
dan sudah pasti mereka menangis ketika sedih. Jadi, menangis merupakan
hal yang lumrah bagi mereka.
Saran :
Cobalah pahami emosi atau kesedihan mereka. Contoh : “Ibu tahu kamu
takut kalau sekolah tidak ditemani ibu. Tapi di sana ada ibu guru dan
teman-teman yang nemenin kamu. Kalau kamu masih belum berani, ibu akan
tunggu di luar dan kamu bisa bertemu dengan ibu kapanpun kamu mau. Ibu
janji nggak akan ninggalin kamu sendirian”.
Kenapa kamu tidak seperti dia?
Membanding-bandingkan anak bukanlah cara yang efektif untuk mengubah
perilakunya. Anak memiliki fase tersendiri untuk belajar, memiliki
temperamennya masing-masing, dan juga kepribadian yang pasti berbeda
antara satu dengan yang lainnya.
Saran :
Berikan apresiasi dan pujian setiap mereka melakukan hal yang baik. Ini akan mendorongnya untuk melakukan lagi hal tersebut.
Lho, hanya begini hasilnya?
Sama seperti membandingbandingkan, anak juga pasti akan sakit hati
jika orang tuanya mengatakan kalimat ini kepadanya. Belajar adalah suatu
proses untuk mencoba dan melakukan kesalahan hingga anak akhirnya
berhasil untuk menguasai suatu hal. Kalimat ini tidak akan
menyemangatinya untuk terus menguasai hal tersebut, malah hanya akan
menyakiti dan membuatnya malas kembali belajar.
Saran :
Jika anak terus melakukan kesalahan, berikan mereka semangat dengan
berkata “Sepertinya akan lebih baik jika kamu menyelesaikannya dengan
cara seperti ini”. Kalimat ini akan jauh lebih memotivasinya untuk dapat
menguasai suatu hal.
Berhenti, atau...
Kalimat di atas merupakan salah satu bentuk ancaman. Jika orang tua
sering mengatakan ini kepada anak, cepat atau lambat ancaman ini tidak
akan berpengaruh lagi dan bahkan mereka akan menganggap ancaman sebagai
suatu hal yang biasa.
Saran :
Jangan lagi memberinya ancaman. Akan lebih efektif untuk menerapkan
taktik seperti memberikan pengarahan, menjauhkan anak dari situasi
serupa, atau memberinya time-out.
Hebat!
Memang, tidak ada salahnya untuk memuji anak. Tapi kesalahan dari
suatu pujian adalah ketika orang tua memuji untuk tingkah laku anak yang
biasa saja. Misalnya, pengucapan kalimat “Wah, kamu sangat hebat!”
kepada anak yang telah terbiasa menghabiskan susunya setiap hari.
Anak-anak dapat membedakan mana pujian yang dilontarkan untuk sesuatu
yang sederhana, dan pujian untuk suatu tingkah lakunya yang memerlukan
usaha lebih.
Saran :
Lebih baik, berikan pujian untuk usaha keras yang telah anak lakukan
seperti menyelesaikan pekerjaan rumah yang sulit. Bisa juga pada hal
yang jarang dilakukan dan sekarang mereka berhasil melakukannya. Pujian
yang spesifik membuat anak lebih termotivasi untuk melakukan tingkah
laku tersebut.
Label:
Artikel

















